Istana: AS Sebut RI Punya Peran Penting di Laut China Selatan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Istana: AS Sebut RI Punya Peran Penting di Laut China Selatan

by BATAM NOW
16/Nov/2020 16:18
Istana: AS Sebut RI Punya Peran Penting di Laut China Selatan

Laut China Selatan. (F: Edward Ricardo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengaku cukup yakin Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Laut China Selatan (LCS). Indonesia dan AS diharapkan dapat meningkatkan kerja sama di kawasan tersebut.

Dilansir CNBCIndonesia.com, pernyataan ini disampaikan Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Yong Kim saat bertemu dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko di Jakarta, seperti dikutip melalui keterangan resmi, Senin (16/11).

“Kami percaya Indonesia memiliki peran untuk memimpin. Karena kami juga memiliki keprihatinan yang sama atas kegiatan China di Laut China Selatan,” ucap Kim.

Saat ini, situasi LCS menajam dengan berbagai ketidakpastian. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pidato Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-23 ASEAN-China menegaskan, Indonesia punya tanggung jawab menjaga perdamaian dan stabilitas di perairan tersebut.

Pernyataan Jokowi pun ditegaskan kembali oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menghadiri pertemuan menteri se-ASEAN. Retno berharap aturan soal penjaga pantai yang sedang disusun China harus menciptakan perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan.

Retno juga menuturkan, stabilitas itu terwujud apabila semua negara mematuhi Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut atau United Nations Convention on The Law of the Sea (UNCLOS) tahun 1982.

Menanggapi pernyataan Kim, Moeldoko menyampaikan, pada dasarnya Indonesia berada dalam posisi netral dalam menghadapi situasi di LCS. “Tapi Indonesia berkepentingan untuk berkontribusi pada stabilitas Laut China Selatan,” jelas Moeldoko.

Bahkan, Moeldoko bercerita, saat dirinya menjadi Panglima TNI pernah menyampaikan kepada Panglima tentara China bahwa Indonesia tidak ingin terjadi instabilitas di kawasan Laut China Selatan. “Kami punya perhatian sangat serius atas langkah China di kawasan tersebut,” katanya.

Sebelumnya, AS dan China berkonflik di LCS. China mengklaim 80% wilayah LCS yang kemudian bersitegang dengan sejumlah sekutu AS.

Ini membuat Paman Sam masuk dengan dalih menjaga kebebasan navigasi. Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo juga melakukan lawatan khusus ke RI guna membahas LCS.(*)

Berita Sebelumnya

KPK, Tangkaplah!

Berita Selanjutnya

Alasan Idham Azis Copot Kapolda Metro dan Kapolda Jabar: Tak Laksanakan Perintah

Berita Selanjutnya
Alasan Idham Azis Copot Kapolda Metro dan Kapolda Jabar: Tak Laksanakan Perintah

Alasan Idham Azis Copot Kapolda Metro dan Kapolda Jabar: Tak Laksanakan Perintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com