Jangan Install Aplikasi Ini di Ponsel Android, Atau Dirampok! - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jangan Install Aplikasi Ini di Ponsel Android, Atau Dirampok!

by Rizky Sihotang
29/Mar/2021 14:22
Jangan Install Aplikasi Ini di Ponsel Android, Atau Dirampok!

IIustrasi. 19 aplikasi foto editor disusupi virus jahat! Yang hanya tersedia di Playstore (Androind).(F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pengguna Android patut waspada dengan kehadiran virus jahat malware yang baru saja ditemukan oleh tim peneliti dari perusahaan keamanan siber Zimperium. Malware itu terdapat dalam sebuah aplikasi bernama System Update dan bisa mengambil alih perangkat serta mengambil data para korbannya.

Dilansir dari CNBC Indonesia.com, Aplikasi itu diinstal di luar toko aplikasi resmi untuk perangkat Android, Google Play. Saat pengguna Android menginstallnya, System Update akan menyembunyikan dan meng-eksfilterisasi data dari perangkat korban menuju server operator.

Menurut tim peneliti, saat korban menginstal aplikasi itu, malware akan berkomunikasi dengan server Firebase operator lalu mengontrol perangkat dari jarak jauh, dikutip Tech Crunch, Senin (29/03/2021).

Banyak hal yang dapat dicuri melalui malware tersebut, mulai dari kontak, detail perangkat, bookmark browser, riwayat pencarian, merekam panggilan, suara di sekitar mikrofon, dan mengambil foto menggunakan kamera ponsel.

Selain itu pelaku juga bisa melacak lokasi korban, mencari file dokumen dan memperbanyak data dari clipboard perangkat.

Pintarnya malware ini adalah dapat bersembunyi dari korbannya. Serta bisa menghindari penangkapan dengan memperkecil konsumsi penggunaan jaringan data.

Sementara itu, pihak Google menolak berkomentar mengenai langkah apa yang digunakan untuk mencegah malware masuk ke toko aplikasinya.

CEO Zimperium, Shridhar Mittal mengatakan malware ini merupakan paling canggih yang pernah dilihat. Dia juga tak menutup kemungkinan ada aplikasi serupa di luaran sana.

“Saya pikir banyak waktu dan upaya yang dihabiskan membuat aplikasi ini. Kami percaya masih ada aplikasi lain di luar sana dan kami berusaha sebaik mungkin untuk mencari mereka secepat mungkin,” ungkapnya.

Sebelumnya aplikasi serupa pernah dilaporkan Tech Crunch tahun lalu. Aplikasi KidsGuard berperan seolah-olah menjadi aplikasi pemantau anak-anak namun ternyata menginfeksi perangkat korbannya.

Namun saat itu para peneliti tidak mengetahui siapa pelakunya dan siapa yang menjadi targetnya.(*)

Berita Sebelumnya

Kapolri Mengapresiasi Keberanian Sekuriti Gereja Katedral Adang Pelaku Bom Bunuh Diri

Berita Selanjutnya

Penggerebekan Teroris di Bekasi, Polisi Temukan Bom dan Bahan Peledak

Berita Selanjutnya
Penggerebekan Teroris di Bekasi, Polisi Temukan Bom dan Bahan Peledak

Penggerebekan Teroris di Bekasi, Polisi Temukan Bom dan Bahan Peledak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com