BatamNow – Dunia tahu penduduk China tengah dilanda wabah virus Corona. Hampir 90 ribuan yang positif penderita dan nyaris 3000 jiwa yang meninggal.

“Sudah jatuh tertimpa tangga pula”, perumpamaan kuno itu pas akan kejadian di Fujian, Provinsi Quanzhou negeri Tirai Bambu itu, Sabtu(7/3/2020) itu.
Betapa tidak, satu hotel tempat karantina bagi 71 penderita Virus Corona runtuh berkeping-keping. Belum terkonfirmasi penyebab runtuhnya hotel yang dibangun dua tahun lalu itu.
Tapi sebagaimana dilansir AFP, Minggu(8/3/2020), 48 dari total pengidap virus Covid-19 hotel itu, dapat diselamatkan dan selebihnya yang masih terjebak direruntuhan, dalam pencarian.
Rekaman yang beredar di Weibo seperti Twitter menunjukkan pekerja penyelamat menyisir puing-puing 80 kamar hotel Xinjia di kota pantai Quanzhou dalam kegelapan.
Saat tim itu menyusuri, diyakini seorang wanita terperangkap di bawah puing-puing berat.
Disebutkan seluruh bangunan fisik hotel tiba-tiba ambruk dalam hitungan detik.
Fasad Hotel tampaknya telah runtuh ke tanah, tampak kerangka baja bangunan, dan kerumunan saat malam berlalu. Para pejabat belum mengkonfirmasi apakah ada yang meninggal dalam kecelakaan itu.
Sebelumnya, Xinhua melaporkan bahwa Kementerian Manajemen Darurat China mengatakan sekitar 200 petugas pemadam kebakaran lokal dan 800 Provinsi Fujian telah dikerahkan ke lokasi bersama dengan 11 tim pencarian dan penyelamatan serta tujuh anjing penyelamat.
Quanzhou telah mencatat 47 kasus infeksi COVID-19. Hotel karantina itu, digunakan untuk menampung orang-orang yang sempat melakukan kontak dengan pasien positif Corona.
Di Provinsi Fujian, ditemukan 296 kasus positif Covid-19, yang meninggal 1 orang.
Redaksi
