Jokowi: Jangan Ada Penegak Hukum yang "Back Up" Mafia Tanah - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jokowi: Jangan Ada Penegak Hukum yang “Back Up” Mafia Tanah

by BATAM NOW
22/Sep/2021 21:21
Jokowi Tiba-Tiba Ingatkan Lagi Warga Jangan Sepelekan Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (F: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia tanah.

Dilansir Kompas.com, oleh karena itu Jokowi meminta jajaran Polri tidak ragu mengusut para mafia tanah.

“Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah. Kepada jajaran polri saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan pada “Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria” di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (22/09/2021).

Ia menekankan, jangan sampai ada penegak hukum yang justru melindungi para mafia tanah.

“Perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas,” ucap dia lagi.

Menurut Jokowi, hal itu merupakan bentuk komitmen negara dalam mengurai konflik agraria yang ada.

Negara juga berkomitmen mewujudkan reformasi agraria bagi masyarakat, memastikan ketersediaan dan kepastian ruang hidup yang adil bagi rakyat.

Jokowi mengungkapkan, banyak konflik agraria telah berlangsung lama, bahkan sangat lama.

“Ada yang puluhan tahun bahkan sampai 40 tahun tapi masalahnya tidak selesai-selesai,” ucap Jokowi.

Baca Juga:  Ambyar! As Motor Pompa Intake Rusak, Puluhan Ribu Pelanggan SPAM BP Batam Menderita

Ia mengaku memahami bahwa konflik agraria dan sengketa lahan merupakan tantangan berat yang dihadapi masyarakat.

Setiap tahun, Jokowi menerima kelompok tani yang datang jauh-jauh ke Jakarta untuk mengadu persoalan konflik agraria.

“Bahkan ada yang berjalan kaki ke Jakarta untuk memperjuangkan lahan-lahan mereka yang terdampak konflik agraria,” kata dia.

Pada Rabu, Jokowi menyerahkan 124.120 sertifikat lahan hasil redistribusi di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota.

Sebanyak 5.512 di antaranya merupakan hasil penyelesaian konflik agraria di tujuh provinsi dan 8 kabupaten/ kota yang jadi prioritas di tahun 2021.

“Penyerahan sertifikat hari ini sangat istimewa karena sertifikat-sertifikat ini betul-betul tambahan tanah baru untuk rakyat. Ini adalah tanah yang fresh betul yang berasal dari tanah negara hasil penyelesaian konflik, tanah terlantar, dan pelepasan kawasan hutan,” ujar Jokowi.(*)

Berita Sebelumnya

Serentak se-Indonesia, Kapolda Kepri Tinjau Vaksinasi Merdeka di Vihara Maitreya

Berita Selanjutnya

BP Batam Paparkan Usulan Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2022

Berita Selanjutnya
BP Batam Paparkan Usulan Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2022

BP Batam Paparkan Usulan Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com