Jokowi Tak Mau Buru-buru Ubah Status Pandemi ke Endemi, Ini Alasannya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jokowi Tak Mau Buru-buru Ubah Status Pandemi ke Endemi, Ini Alasannya

05/Mar/2022 09:57
Dimulai Besok, Jokowi: Vaksinasi Booster Dosis Ketiga Gratis!

Pernyataan Presiden Jokowi tentang Vaksinasi Dosis Ketiga, Istana Merdeka, Selasa (11/01/2022). (F: Youtube/ Setpres RI)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar tidak tergesa-gesa memutuskan status pandemi Covid-19 menjadi endemi.

Menurut pandangan Presiden, seluruh keputusan apapun terkait perkembangan kondisi Covid-19 didasarkan pada data science dan kalkulasi yang matang.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo menjelaskan mengapa pemerintah belum mau mengubah status pandemi Covid-19 menjadi endemi.

“Presiden tidak mau kita sampai kembali ke situasi pada awal pandemi,” ujar Abraham dalam siaran persnya pada Rabu (02/03/2022).

“Mengenai perubahan status pandemi menjadi endemi, Bapak Presiden menekankan kita tidak perlu tergesa-gesa dan memperhatikan aspek kehati-hatian,” tuturnya.

Oleh karenanya, pemerintah selalu memonitor dengan detail perkembangan Covid-19 di Indonesia maupun di negara lain.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga melibatkan para pakar dalam mengambil setiap kebijakan terutama dalam penentuan status pandemi.

“Jika memang data-data ilmiah dan analisa pakar menunjukan kondisi terus membaik, maka relaksasi juga akan semakin dibuka,” tuturnya.

Sebagai informasi, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, jumlah kasus Covid-19 hari hingga pasien rawat inap terus menurun dari hari ke hari. Hingga Selasa (01/03/2022), total bed occupancy rate (BOR) Covid-19 secara nasional turun menjadi 34 persen dari hari sebelumnya, yakni 35 persen.

Baca Juga:  Update Covid-19 Batam 13 September: 19 Kasus Baru, 12 Sembuh dan 4 Meninggal

Begitu pula dengan kasus konfirmasi harian yang kembali turun menjadi 24.728 kasus. Sementara itu per hari ini, pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama dua tahun di Indonesia.

Lamanya pandemi dihitung berdasarkan kasus pertama Covid-19 di Tanah Air yang diumumkan Presiden Jokowi pada 2 Maret 2020. (*)

Berita Sebelumnya

Cek Fakta : Kumur Air Garam Panas dapat Menghilangkan Virus Covid-19

Berita Selanjutnya

Penjelasan Kemenkes soal Omicron Siluman yang Disebut Lebih Menular dari Omicron Biasa

Berita Selanjutnya
Satgas Covid-19: 76% Kasus Didominasi Corona Varian Delta

Penjelasan Kemenkes soal Omicron Siluman yang Disebut Lebih Menular dari Omicron Biasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com