Jurnalis Afghanistan Babak Belur Disiksa Taliban Saat Meliput Demo di Kabul - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jurnalis Afghanistan Babak Belur Disiksa Taliban Saat Meliput Demo di Kabul

by BATAM NOW
10/Sep/2021 07:22
Jurnalis Afghanistan Babak Belur Disiksa Taliban Saat Meliput Demo di Kabul

Foto pada 8 September 2021 memperlhatkan dua jurnalis Afghanistan, Nematullah Naqdi (kiri) dan Taqi Daryabi (kanan) yang bekerja untuk surat kabar Etilaat Roz, tiba di kantornya setelah disiksa lalu dilepas Taliban. Keduanya babak belur dan penuh luka memar akibat ditahan dan dipukuli Taliban selama berjam-jam saat meliput demo di Kabul. Foto pada 8 September 2021 memperlhatkan dua jurnalis Afghanistan, Nematullah Naqdi (kiri) dan Taqi Daryabi (kanan) yang bekerja untuk surat kabar Etilaat Roz, tiba di kantornya setelah disiksa lalu dilepas Taliban. Keduanya babak belur dan penuh luka memar akibat ditahan dan dipukuli Taliban selama berjam-jam saat meliput demo di Kabul. (F: AFP PHOTO/ WAKIL KOHSAR)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Kabul – Sebanyak dua jurnalis Afghanistan babak belur penuh luka memar, setelah dipukuli dan ditahan selama berjam-jam oleh Taliban karena meliput demo Kabul.

Dilansir Kompas.com, keduanya ditangkap ketika demo Afghanistan terjadi pada Rabu (08/09/2021) dan dibawa ke kantor polisi di ibu kota.

Di kantor polisi itulah mereka dipukuli dengan tongkat, kabel listrik, serta cambuk setelah dituduh menggelar demo.

“Salah satu Taliban menaruh kakinya di kepalaku, membenturkan wajahku ke beton. Mereka menendang kepalaku… Aku pikir mereka akan membunuhku,” kata fotografer Nematullah Naqdi kepada AFP.

Terlepas dari janji-janji yang lebih inklusif dan menjamin kebebasan pers, Taliban tetap bergerak untuk melenyapkan oposisi kekuasaan mereka.

Pada Rabu malam mereka menyatakan demonstrasi adalah ilegal, kecuali jika izin telah diberikan oleh Kementerian Kehakiman.

Naqdi dan rekannya Taqi Daryabi, seorang reporter, yang sama-sama bekerja untuk Etilaat Roz (Harian Informasi), ditugaskan untuk meliput demo kecil di depan kantor polisi di Kabul.

Demo Kabul itu dilakukan oleh para wanita yang menuntut hak atas pekerjaan dan pendidikan.

Baca Juga:  Kata Dokter soal Semprot Disinfektan pada Tubuh

Naqdi mengatakan dia didatangi oleh seorang pejuang Taliban segera setelah dia mulai mengambil gambar.

“Mereka bilang ‘Kamu tidak boleh memotret’,” katanya.

“Mereka menangkap semua orang yang merekam dan mengambil ponsel mereka,” terangnya kepada AFP.

Naqdi mengatakan, Taliban mencoba mengambil kameranya, tetapi dia berhasil memberikannya kepada seseorang di kerumunan.

Namun, tiga anggota Taliban menangkapnya dan membawanya ke kantor polisi lalu memukulinya.

“Taliban mulai menghinaku, menendangku,” ujar Naqdi, seraya menambahkan bahwa dia dituduh sebagai penyelenggara unjuk rasa tersebut.

Dia bertanya mengapa dipukuli, tetapi hanya dijawab, “Kamu beruntung tidak dipenggal”.

Naqdi akhirnya dibawa ke sel yang penuh sesak di mana ia bertemu rekannya, Daryabi, yang juga ditangkap dan dipukuli.

“Kami sangat kesakitan sampai tidak bisa bergerak,” ucap Daryabi.

Beberapa jam kemudian mereka dibebaskan tanpa penjelasan dan dilepas ke jalan sambil dicaci-maki.

“Mereka melihat kami sebagai musuh,” kata Taqi.

Adapun petinggi Taliban belum menanggapi permintaan komentar dari AFP.(*)

Berita Sebelumnya

Terungkap Dokumen Lembaga AS Danai Penelitian Corona di Wuhan

Berita Selanjutnya

Sapta Nirwandar: RI Tuan Rumah Global Tourism Forum 15-16 September 2021 Libatkan 101 Pembicara Kelas Dunia

Berita Selanjutnya
Sapta Nirwandar: RI Tuan Rumah Global Tourism Forum 15-16 September 2021 Libatkan 101 Pembicara Kelas Dunia

Sapta Nirwandar: RI Tuan Rumah Global Tourism Forum 15-16 September 2021 Libatkan 101 Pembicara Kelas Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com