BatamNow.com – Kepala Dinasi (Kadis) Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan ketersediaan oksigen di Batam tak ada masalah ditengah meningkatnya kasus terpapar Corona di sini.
“Sampai saat ini tidak ada masalah,” tulis Didi di jawaban WhatsAppnya kepada BatamNow.com, Senin (05/07/2021).
Didi memang tidak merinci kebutuhan akan oksigen di Batam apalagi asumsi di saat kondisi darurat.
Namun menurut Didi dua perusahaan besar di Batam, yakni PT Samator Gas di Kabil, Kecamatan Nongsa dan PT Unigas Energi Batam yang memproduksi oksigen.
Selain itu, kata Didi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah juga memproduksi oksigen untuk kebutuhan sendiri.
Permasalahan oksigen kini menjadi masalah pelik ditengah merebaknya Corona, khusus di Jawa dan Bali.
Berbagai masalah yang muncul atas kekurangtersediaan oksigen ini. Apalagi statistik terpapar Covid-19 meningkat tajam di Jawa-Bali khususnya Jakarta.
Pemerintah dalam keterangannya menjamin ketersediaan oksigen. Namun kondisi di lapangan sedikit berbeda.
Data terbaru Minggu (04/07/2021), dari total secara nasional data harian terpapar Covid-19 sejumlah 27.233 (harian). Terbanyak di Jakarta 10.485. Jumlah kematian secara nasional 555 orang dan khusus di Jakarta 75 orang meninggal.
Sementara di Kepri per hari Minggu (04/07), 416 orang terpapar (harian). Jumlah yang meninggal 7 orang. Jumlah terpapar di Batam di hari yang sama adalah 221 orang dan ada tren penurunan.(LL)

