BatamNow.com – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin sudah mengimbau masyarakat di jajaran hukumnya untuk sama-sama menjaga kondusivitas daerah ini, khususnya selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.
Dalam berbagai momen, Irjen Asep Safrudin yang dilantik pada 2 Februari 2025, telah berkali menyampaikan imbauannya itu.
Peristiwa dugaan pengeroyokan di A2 Foodcourt, pada Jumat (28/02/2025) yang menggemparkan warga Batam, salah satu yang tidak dikehendaki dan disayangkan.
Banyak warganet mengecam peristiwa itu dan meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas para pelakunya agar ada efek jera.
“Apalagi kami dengar para pelakunya adalah para preman, kami mohon kepada kepolisian agar menindak tanpa pandang bulu,” ujar beberapa warga.
View this post on Instagram
Kapolresta Barelang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu membenarkan telah mengamankan para pelakunya.
“Kita amankan semua,” kata Heribertus kepada BatamNow.com, Minggu (02/03/2025), meski belum memaparkan siapa-siapa yang diamankan.
Beberapa sumber media ini di foodcourt itu menjelaskan saat terjadi pengeroyokan nyaris semua tamu pujasera berhamburan yang sebagian besar adalah wisatawan asing yang tengah menikmati makan malamnya di sana.
Pantauan BatamNow.com, sejumlah masyarakat meminta agar kejadian serupa tidak terulang lagi karena selain menjadi menakutkan bagi wisatawan, peristiwa itu juga dapat mengganggu kekhusyukan umat Muslim beribadah di bulan suci Ramadan.
MUI Kota Batam Angkat Bicara
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, KH Luqman Rifa’i prihatin atas keributan yang terjadi di bulan suci Ramadan.
“Di bulan suci Ramadan ini yang semestinya semua pihak bisa menjaga suasana kondusif untuk menghormati orang yang menunaikan ibadah di waktu ini,” kata Luqman Rifa’i kepada BatamNow.com, Minggu (02/03/2025).
Luqman juga mengapresiasi kinerja Polresta Barelang yang telah mengamankan para pelaku.
Ia berharap agar hal yang serupa dan kegiatan yang menggangu kondusivitas Batam tidak terjadi lagi, terutama di bulan suci Ramadan.
“Kami berharap hal serupa tidak terjadi kembali di masa yang akan datang,” jelas Luqman. (A/Red)

