Kepala BP Batam Diminta Jelaskan Proyek IPAL yang Molor Jangan Terjadi Pembohongan Publik - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kepala BP Batam Diminta Jelaskan Proyek IPAL yang Molor Jangan Terjadi Pembohongan Publik

by BATAM NOW
25/Apr/2024 18:33
Kepala BP Batam Diminta Jelaskan Proyek IPAL yang Molor Jangan Terjadi Pembohongan Publik

Iklan manfaat IPAL BP Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kepala BP Batam Muhamamd Rudi diminta menjelaskan perkembangan terakhir proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), agar publik tidak menilai terjadi pembohongan publik dalam perjalanan proyek itu.

“Muhammad Rudi dan para penanggung jawab proyek itu sudah berkali menjanjikan penyelesaian proyek itu, tapi dari tahun ke tahun hingga selama 7 tahun belum rampung juga, untuk itu kami meminta Muhammad Rudi menjelaskan ke publik secara transparan dan akuntabel terkait kondisi sejujurnya tentang proyek itu,” kata Ketua DPP Kepri LI-Tipikor dan Hukum Kinerja Aparatur Negara, Panahatan SH.

Perkembangan terkini penanganan proyek IPAL yang didanai pinjaman dari Economic Development Cooperation Fund (EDCF) Korea itu seperti terseok-seok.

Proyek bernilai USD 50 juta atau setara Rp 750 miliar (dengan estimasi kurs Rp 15.000,- per dolar) itu ternyata masih tahap sosialisasi rencana penyambungan pipa ke 11.000 rumah warga.

Sementara menurut Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Oktavidwin Tambunan, sisa proyek itu tinggal antara 5 sampai 10 persen.

“Ini mana yang benar, apakah proyek penyambungan pipa ke 11.000 rumah warga yang baru masih tahap sosialisasi itu yang disebut tinggal 5 sampai 10 persen, sementara pengakuan Binsar dan Rusmana penyelesaian pengerjaan sambungan ke rumah warga tidak hal yang mudah,” tanya Panahatan.

Soal sambungan ke 11.000 rumah warga yang masih rencana, baik Binsar Tambunan, maupun General Manager Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana (Penjab proyek IPAL) mengakui baru akan dimulai enam bulan ke depan dari sekarang.

Hal itu disampaikan saat sosialisasi rencana pengerjaan lanjutan proyek itu di Gedung IT Center BP Batam pada Rabu (24/04/2024).

Dalam acara sosialisasi itu kontraktor pelaksana, Camat Batam Kota, lurah hingga sejumlah perangkat RT/RW.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi saat meninjau lokasi IPAL di Bengkong Sadai, Batam. (F: GoKepri)

Menurut Panahatan, ada beberapa dimensi dalam pusaran proyek ini yang perlu dijelaskan Muhammad Rudi secara transparan dan akuntabel ke publik.

Pertama, ujar Panahatan, mengapa penyelesaian proyek ini molor terus dan tak berkesudahan kalau tak setuju disebut nyaris mangkrak?

Kedua, kapan pastinya selesai hingga dapat difungsikan?

Ketiga, soal skema pinjamannya dan penggunaan anggaran biayanya harus dijelaskan secara konkret dan komprehensif kepada publik Batam, khususnya.

Keempat, tambah Panahatan, BP Batam dinilai belum pernah menjelaskan antara hak dan kewajiban warga Batam yang tersambung 11.000 rumah itu, kelak.

“Andaikan tersambung, kelak, apa hak dan kewajiban warga, apakah mereka harus dikenakan retribusi atau pajak daerah atau PNBP kepada warga dan atas fasilitas IPAL itu dan jika dikenakan apakah proyek ini tak akan memberatkan warga,” kata advokat muda ini.

Baca Juga:  Pertengahan Ramadan 1445 H Masing-masing Aparat di Batam Gencar Basmi Perjudian
Waste Water Treatment Plant (WWTP) IPAL di Bengkong Sadai. (F: Dok. BP Batam)

Panahatan mengingatkan ini sekarang, agar tidak muncul masalah di kemudian hari dan agar publik mendapat penjelasan dari Muhammad Rudi.

“Kalau, kelak warga dibebankan biaya kan mereka harus lihat dulu, kan masih mempioritaskan kebutuhan air minum dan listrik, penjelasan atau sosialisasi ini satu hal penting dijelaskan jangan terkesan ditutup-tutupi,” katanya.

Menurut hemat LI-Tipikor, kata Panahatan, penjelasan BP Batam masih berkutat pada molornya proyek ini dengan alasan yang kurang rasional dan berbagai alasan terkesan tak dipercaya publik karena penuh dengan janji ke janji selama 7 tahun.

Proyek ini dimulai sejak April 2017, sebelum Muhammad Rudi menjadi Kepala BP Batam.

Namun pada perjalanannya, Muhammad Rudi sempat menjanjikan proyek kebanggaannya ini akan ia selesaikan secepatnya.

Ilustrasi rencana pemasangan sambungan rumah proyek IPAL. (F: ist)

Proyek IPAL awalnya ditargetkan selesai selama 39 bulan atau pada 30 Juni 2020.

Catatan media ini, setidaknya sudah dua kali proyek tersebut diaddendum namun tak rampung juga.

Tahun 2021, IPAL BP Batam disebut akan selesai pada Desember 2022.

Lalu pada akhir tahun 2022, disebut lagi bahwa proyek IPAL ditargetkan selesai pada akhir 2024.

Hal itu lewat Memorandum of Meeting (MoM) dengan EDCF The Export-Import Bank of Korea selaku peminjam (lender), Sunjin Engineering & Architecture Co Ltd selaku Engineer, dan Hansol Paper Co Ltd selaku Kontraktor Proyek pada 22 Desember 2022, di Kantor EDCF, Yeongdeungpo-gu, Seoul, Korea Selatan.

Sementara kepada media ini BP Batam menjelaskan bahwa proyek IPAL ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2024.

IPAL BP Batam direncanakan dengan kapasitas 20 ribu meter kubik (m³) per hari atau setara 230 liter per detik.

Tujuan proyek ini untuk mengelola limbah domestik rumah tangga yang disalurkan lewat jaringan perpipaan ke Waste Water Treatment Plant (WWTP) di Bengkong Sadai.

Instalasi pipa di 11.000 rumah warga tersambung ke pipa sekunder dan primer yang ditanam di bawah jalan umum (lingkungan) pemukiman, dan bermuara ke tempat pengolahan akhir di Bengkong Sadai itu.

Pelaksana proyek IPAL BP Batam adalah Hansol EME Co Ltd alias PT Hansol sebagai main contractor. Sementara Sunjin Engineering & Architecture Co Ltd selaku konsultan pengawas. (red)

Berita Sebelumnya

Proyek IPAL BP Batam Molor Lagi ke Tahun 2025, LI-Tipikor: Mereka Pintarnya Janji ke Janji

Berita Selanjutnya

Gubernur Ansar Hadiri Puncak Hari Gerak Kesatuan PKK ke-52 Tingkat Provinsi di Batam

Berita Selanjutnya
Gubernur Ansar Hadiri Puncak Hari Gerak Kesatuan PKK ke-52 Tingkat Provinsi di Batam

Gubernur Ansar Hadiri Puncak Hari Gerak Kesatuan PKK ke-52 Tingkat Provinsi di Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com