Kepri Sudah di PPKM Level 2, Tes Antigen Ditiadakan Untuk Bepergian Dalam Daerah - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kepri Sudah di PPKM Level 2, Tes Antigen Ditiadakan Untuk Bepergian Dalam Daerah

02/Okt/2021 19:28
Membangun UMKM Kepri Menuju Pasar Global

Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad. (F: Humas Pemprov Kepri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Menindaklanjuti hasil asesmen yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI pada, Kamis (30/09/2021), kini Kepulauan Riau sudah berada di PPKM level 2. Untuk itu Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad langsung mengambil kebijakan dengan membebaskan tes antigen bagi masyarakat yang akan bepergian khususnya di lingkup Provinsi Kepri.

“Alhamdulillah sekarang kita sudah masuk di level 2, dan seperti janji saya, setelah kita berhasil turun level 2 maka bepergian antardaerah di Kepri sudah bebas antigen,” kata Gubernur, Sabtu (02/10).

Gubernur melanjutkan, kebijakan peniadaan tes antigen ini akan diberlakukan mulai, Senin, 4 Oktober 2021. Dan meskipun tes antigen sudah ditiadakan, syaratnya masyarakat harus sudah divaksin dosis 1 dan 2.

“Harus sudah vaksin dosis ke-2 merupakan  syarat wajib yang harus dipenuhi masyarakat. Makanya, sampai sekarang program vaksinasi kita gesa terus,” lanjutnya.

Sedangkan untuk perjalanan antarprovinsi, Gubernur mengaku sedang berkonsultasi dengan Pemerintah pusat.

Berdasarkan rilis hasil asesmen dari Kemenkes tersebut, dari tujuh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang menjadi satu-satunya daerah yang berada dalam status level 1.

Baca Juga:  Kimia Farma: Warga yang Divaksin Sinopharm Sudah Bisa Booster

Sedangkan, enam kabupaten dan kota lainnya, yakni Kota Batam, Kabupaten Anambas, Kabupaten Natuna, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun dan Lingga berada di level 2.

Untuk kondisi Covid-19 di Kepri yang saat ini berada di level 2, Gubernur berharap hal ini bisa dipertahankan. Caranya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, serta melakukan tracking, tracing dan treatment (3T) secara ketat dan maksimal.

Atas keberhasilan penurunan hingga ke level 2 ini Gubernur pun berterima kasih kepada seluruh FKPD, pemerintah kabupaten dan kota serta masyarakat Kepri tanpa terkecuali. Dan mengajak masyarakat untuk mempertahankannya.

“Ini merupakan hasil kerja keras kita semua, sehingga bisa turun di level 2. Namun saya imbau, agar masyarakat tetap menerapkan prokes dan bagi yang belum vaksin agar segera vaksin,” pungkasnya.(*)

Berita Sebelumnya

RUU HPP Tetapkan Tarif Pajak Penghasilan Orang Super Kaya 35%

Berita Selanjutnya

Cara Membuat e-KTP Baru Setelah Hilang, Rusak, Patah, Gratis dan Tidak Repot

Berita Selanjutnya
Viral E-KTP Tetap Difotokopi, Apa Fungsi Chip di KTP Elektronik?

Cara Membuat e-KTP Baru Setelah Hilang, Rusak, Patah, Gratis dan Tidak Repot

Comments 26

  1. Darwin Pasaribu says:
    5 tahun ago

    Puji Tuhan, semua ini berkat kasih-Nya. Semoga KEPRI khususnya Kota Batam bebas dari pandemi virus corona 19.

    Mari! Tetap lakukan protokol kesehatan.

    Balas
  2. Petra says:
    5 tahun ago

    Batasan umur yg harus di vaksin ada gak pak?

    Balas
    • Dhani says:
      5 tahun ago

      [email protected]

      Balas
    • Dhani says:
      5 tahun ago

      13thn keatas bg.. Dan lansia yg sudah di screening layak divaksin atau tidak..

      Balas
    • G sarag says:
      5 tahun ago

      Usia 12 thn keatas yg bisa di Vaksin

      Balas
  3. Herman says:
    5 tahun ago

    Amiin

    Balas
  4. Hardi says:
    5 tahun ago

    Kebijakan belum.efektif.karena.tidak.semua.org.kena.dosis.1
    .2.bisa jadi uji coba sambil.liat response

    Balas
  5. Krisdayani says:
    5 tahun ago

    Semogga kota batam rakyat nya semua sehat dan makmur .karna berkat semua nya patuh pada raturan pemerintah .

    Balas
  6. Mukidi says:
    5 tahun ago

    Setelah divaksin kalau ada yg sakit atau meninggal dunia siapa yg bertanggung jawab??

    Balas
  7. Ahkmad says:
    5 tahun ago

    Tetap waspada

    Balas
  8. eko riyanto says:
    5 tahun ago

    infonya donk.klo minggu depan apakah masih di terapakan antigen di pelabuhan roro tnj uban🙏

    Balas
  9. Fikar says:
    5 tahun ago

    Alhamdulillah semenjak dana covid terus menurun..angka positif covid pun ikut menurun.. smoga ke depannya dana covid tdk ada lagi..shingga tdk ada lg kasus covid..aamiin

    Balas
    • wahid says:
      5 tahun ago

      Faktanya di pelabuhan sekupang perjalanan ke tanjung balai masih pake antigen sekarng di tanggal 4 hari senen

      Balas
    • Amat says:
      5 tahun ago

      Betul juga kate saudare dana habis mudah2an covid pun habis pergi

      Balas
  10. Ukhra says:
    5 tahun ago

    Mohon ijin pak,,,kalau buat ke dumai atau buton gimana pak…???

    Balas
  11. Arnold says:
    5 tahun ago

    Hoax

    Balas
    • Devi says:
      5 tahun ago

      Alhamdulillah mg tuk antar provinsi jg di tiadakan antigen jg pcr pak gubernur mksh

      Balas
  12. gatri pamuji says:
    5 tahun ago

    Semoga 2 hari lagi sudah vaksin semua….

    Balas
  13. Supriyanto says:
    5 tahun ago

    Di bawah umur di vaksin apa gak karena banyak pingin masyarakat membawa anaknya keluar kota

    Balas
  14. Suryanto says:
    5 tahun ago

    Good 👍 must vaksin supaya tahan tubuh Kita melawan Covid Kalau kena pun Tak sampai ajar ya

    Balas
  15. Bunda says:
    5 tahun ago

    Alhamdulillah…

    Balas
  16. Dewi says:
    5 tahun ago

    Alhamdulillah semoga Kepri kembali normal ke zona hijau. Mohon maaf untuk yang hanya baru vaksin dosis pertama dan untuk dosis keduanya belom bis dilaksanakan, sedangkan harus keluar daerah karna keperluan terdesak apa ada keringanan dan bisa berlaku untuk vaksin pertama?

    Balas
  17. Azwandi says:
    5 tahun ago

    Kenapa tidak ada Vaksin untuk balita. Sementara ibu hamil di Vaksin. Padahal didalam kandungan terdapat Calon bayi.

    Balas
  18. ABU BAKAR SIDIK says:
    5 tahun ago

    Alhamdulillah Kalau Berpergian Sudah Tidak DiAntigen Lagi,ArtiNye Daerah Provinsi Kepri MasyarakatNye Sudah Mudah Untuk MengembangKan Ekonomi Lagi,Yg AwalNye Terbatasi Dgn Kondisi Pademi Covid 19,Trims Bapak Gubernur Kepri Atas KepedulianNye Terhadap Masyarakat Kepri Dgn Sesuai Peraturan.Semoge Allah Swt Melindungi Masyarakat Kepri Jauh Dari Segale Musibah.

    Balas
  19. Iskandar says:
    5 tahun ago

    Bagaimana dengan diri saya sudah 2 kali mau vaksin gagal..karena vaktor darah tinggi / hipertensi…rasa sedih yg rasakan pasti ada..karena mau berpergian harus ada surat vaksin…apakah ada solusinya buat saya jika berpergian kalau belum di vaksin apa bisa..mohon infonya..

    Balas
  20. Wagiman says:
    5 tahun ago

    Syukurlah semoga kita semua tetap sehat…..smg kebijakan ini sgt berguna bg kita semua…..

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com