KKB Tembak Mati Seorang Warga Intan Jaya, Papua, karena Diduga Mata-mata TNI-Polri - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

KKB Tembak Mati Seorang Warga Intan Jaya, Papua, karena Diduga Mata-mata TNI-Polri

by BATAM NOW
01/Feb/2021 11:36
Pengusaha Haji Permata Dikabarkan Tewas Ditembak di Laut

Ilustrasi penembakan. (F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jayapura – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak Boni Bagau, seorang warga Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Sabtu (30/01/2021) sore.

Akibat kejadian tersebut, Boni Bagau tewas karena mengalami luka tembakan.

“Boni Bagau ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata pimpinan Undinus Kogoya karena dicurigai sebagai mata-mata aparat keamanan TNI-Polri,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, melalui rilis, Senin (01/02/2021).

Dijelaskan Kamal, pada Sabtu pukul 16.28 WIT keluarga korban bernama Wilem Bagau, melapor ke Polsek Sugapa bahwa telah terjadi penembakan terhadap Boni oleh KKB.

Dilansir Kompas.com, penembakan terjadi di perbatasan Distrik Sugapa dan Distrik Homeyo.

Kemudian pada 17.10 WIT, datang Pastor Yustinus Rahangiyar membawa sebuah surat dari KKB pimpinan Undius Kogoya yang ditujukan kepada keamanan TNI-Polri yang berada di Kabupaten Intan Jaya.

Isi surat tersebut menyatakan bahwa telah terjadi penembakan terhadap masyarakat bermarga Bagau.

Kemudian pada Minggu (31/01) pukul 11.58 WIT di ruangan Pastoran Kampung Bilogai Distrik Sugapa, dilaksanakan pertemuan antara TNI-Polri, para tokoh, dan keluarga korban terkait penembakan yang dilakukan KKB.

“Dari hasil pertemuan tersebut, orangtua korban bernama Gad Bagau meminta agar  korban dikuburkan di Kampung Agapa mengingat situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan apabila diambil atau dibawa ke Distrik Sugapa maupun Distrik Homeyo,” kata Kamal.

Kamal memastikan saat ini situasi di Distrik Sugapa kondusif dan warga diminta tetap waspada.(*)

Berita Sebelumnya

Cara Membedakan Sariawan Biasa dengan Gejala Covid-19

Berita Selanjutnya

KTP-el Dimusnahkan Setelah Kemendagri Mengultimatum Wali Kota Batam. Seharusnya Dilaksanakan 1 dan 2 Desember 2020

Berita Selanjutnya
KTP-el Dimusnahkan Setelah Kemendagri Mengultimatum Wali Kota Batam. Seharusnya Dilaksanakan 1 dan 2 Desember 2020

KTP-el Dimusnahkan Setelah Kemendagri Mengultimatum Wali Kota Batam. Seharusnya Dilaksanakan 1 dan 2 Desember 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com