KKP Apresiasi Terobosan BPBL Batam Produksi Benih Ikan Bawal Hybrid - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

KKP Apresiasi Terobosan BPBL Batam Produksi Benih Ikan Bawal Hybrid

15/Nov/2021 16:15
KKP Apresiasi Terobosan BPBL Batam Produksi Benih Ikan Bawal Hybrid

Ikan bawal sakti. (F: ANTARA/ HO-KKP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Keberhasilan Balai Perikanan Budidya Laut (BPBL) Batam, melakukan terobosan di bidang perikanan budidaya laut dengan memproduksi benih ikan bawal hybrid secara massal, diapresiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Saat ini, BPBL Batam telah berhasil memiliki induk produktif bawal emas sebanyak 60 ekor, sedangkan untuk calon induknya terdiri dari calon induk ukuran 800 gram sebanyak 55 ekor serta calon induk ukuran 200 gram sebanyak 1.000 ekor. Bawal hybrid merupakan hasil perkawinan silang antara induk betina bawal emas dengan induk jantan bawal bintang,” terang Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Tb Haeru Rahayu, dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (15/11/2021).

Haeru mengapresiasi dan mengaku bangga dengan keberhasilan BPBL Batam memproduksi benih bawal hibrida serta bawal emas yang notabenenya ikan yang sulit dipijahkan. “Keberhasilan itu diharapkan mampu mendukung galur murni bawal emas dan bawal bintang bisa terus terjaga kemurniannya,” harapnya.

Tidak hanya itu, sambungnya, hal tersebut juga membuktikan bahwa saat ini status pengembangan teknologi perbenihan untuk memproduksi benih unggul kian dinamis.

Baca Juga:  Cara Atasi Gangguan Lambung saat Berpuasa Menurut Dosen FK Unair

Dikatakannya, saat ini peluang pasar ikan bawal seperti ikan bawal bintang dan bawal emas cukup besar, apalagi bawal emas yang mempunyai potensi di pasar ekspor. Sementara keunggulan bawal hibrida terletak pada ketebalan daging, pertumbuhannya yang lebih cepat, serta tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi.

“Budidaya ikan bawal hybrd ini sangat membantu pembudidaya dalam hal biaya produksi dan pendapatannya. Diharapkan budidaya ikan bawal hybrid ini kedepannya dapat menyebar di luar wilayah Provinsi Kepri, sehingga percepatan nilai produksi ikan laut meningkat secara signifikan,” jelasnya.

Hingga kini, BPBL Batam telah berhasil memproduksi sekitar 200.000 ribu ekor benih bawal hibrida untuk memenuhi permintaan benih di Provinsi Kepri antara lain di Batam, Meranti, Bintan dan beberapa provinsi lainnya seperti Lampung, Bali, Kotabaru Kalsel dan Jepara Jateng. (RN)

Berita Sebelumnya

Gubernur Resmikan Pengoperasian Genset & Jaringan Listrik Tiga Pulau di Batam

Berita Selanjutnya

Menkes: Obat Covid-19 Molnupiravir Tiba di RI Akhir Tahun

Berita Selanjutnya
6 Serba-serbi Pil Merck Molnupiravir, Obat Covid-19 Pertama yang Bisa Diminum

Menkes: Obat Covid-19 Molnupiravir Tiba di RI Akhir Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com