KKP Batam Usut Surat Keterangan PCR Palsu Covid-19. Azril Apriansyah Juru Bicara Gugus Tugas, Acap Bungkam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

KKP Batam Usut Surat Keterangan PCR Palsu Covid-19. Azril Apriansyah Juru Bicara Gugus Tugas, Acap Bungkam

10/Mei/2021 18:50
KKP Batam Usut Surat Keterangan PCR Palsu Covid-19. Azril Apriansyah Juru Bicara Gugus Tugas, Acap Bungkam

Polsek Kawasan Pelabuhan Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam tengah memeriksa dan mengusut temuan pemalsuan surat keterangan Rapid Test Polymerase Chain Reaction (PCR) di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.

Kepala KKP Batam AKP Budi Hartono mengakui, DH sebagai agen atau ‘aktor’ di balik pemalsuan surat keterangan palsu PCR itu sedang diperiksa di KKP di Sekupang.

DH, di Batam adalah perwakilan agen Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang terletak di Jawa Timur (Jatim).

“Sekarang kita sedang mendalami kasus tersebut dan akan kita cari semua siapa-siapa yang terlibat,” kata Budi.

Kapolsek lulusan Akpol tahun 2008 itu menuturkan kronologi pemalsuan surat PCR sebagai berikut;

Pada tanggal 7 Mei 2021, DH membawa tiga orang perempuan untuk tes PCR ke Rumah Sakit (RS) Awal Bros Batam.

Hasil tes PCR itu ketiga orang itu pun keluar pada tanggal 8 Mei 2021 dengan hasil positif Covid-19.

Mengetahui hasil tes PCR positif, DH mengirimkan lembaran surat tes PCR dari RS Awal Bros ke kantor keagenan di Jatim.

Surat tes PCR hasil Positif Covid-19 itu lah yang diduga di-edit menjadi hasil negatif oleh agen di Jatim, lalu dikirim kembali kepada DH melalui email.

Pada tanggal 9 Mei 2021, DH berupaya memberangkatkan tiga orang tersebut ke Singapura melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.

Saat melalui pemeriksaan, petugas menemukan kejanggalan surat tersebut dan dilakukan interogasi.

Baca Juga:  Delapan Calon Penumpang Tujuan Singapura, Surat PCR-nya Berkop RS Tertentu. Tiga Terkonfirmasi Positif Corona

Setelah memastikan surat keterangan itu palsu, DH didatangkan ke pelabuhan BC, lalu digiring ke Kantor KKP Sekupang untuk diperiksa.

Sementara tiga wanita itu berinisial TW, LR dan KS yang terkonfirmasi positif dibawa ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.

“Kita akan usut semua yang terlibat, termasuk mendatangkan editornya dari Jatim untuk diperiksa,” kata Budi.

Humas RS Awal Bros: Sudah Kami Laporkan ke Gugus Tugas

Sementara itu Humas RS Awal Bros Cynthia membenarkan ketiga perempuan itu positif setelah diperiksa di RS Awal Bros.

Apakah setelah diketahui positif, pihak RS Awal Bros tidak dengan segera melaporkannya ke Gugus Tugas Covid-19 Batam, untuk segera dilakukan tracing?

Sebenarnya kami sudah melaporkan kepada Gugus Tugas.

Lalu mengapa tidak ada penanganan yang cepat agar ketiga yang positif diamankan dan tidak berjangkit ke mana-mana, sementara mereka sempat lolos ke Pelabuhan Batam Center?

Ya kalau itu ranahnya Gugus Tugas.

Kapolsek Budi Hartono senada dengan Cynthia. “Itu bukan ranah saya,” ujarnya ketika ditanya mengapa ketiga terpapar Corona itu sempat lolos ke pelabuhan.

Sebab, menurut sumber BatamNow.com harus dilakukan tracing yang cepat untuk mengisolasi agar Covid-19 tam menyebar ke mana-mana.

Beberapa kali Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Azril Apriansyah dihubungi media ini lewat telepon tapi tak pernah merespons. Demikian juga Senin (10/05) sore.

Sumber tadi juga menyayangkan acap bungkamnya Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 ini. “Itu tak boleh, mereka hendaknya respek komunikasi dengan media dan masyarakat. Bukan bungkam,” ujarnya.

Berita media ini pada hari Minggu (09/05), petugas karantina Pelabuhan Batam Center mendapati tiga orang perempuan yang hendak ke Singapura positif terpapar Covid-19 dengan membawa surat hasil tes PCR palsu.

Mereka hendak dikirimkan ke Singapura, Minggu (09/05). Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu diberangkatkan agen resmi dari Jawa Timur lewat Batam.(R/H/P)

Berita Sebelumnya

PT Moya Indonesia Tak Serius Tanggapi Keluhan Pelanggan Ini. Veronika yang Suaminya Baru Meninggal: Kami Haus Tak Dapat Air, Tolong!

Berita Selanjutnya

Innalillahi, Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Berita Selanjutnya
UU ITE Akan Utamakan Mediasi, Tengku Zul Ungkit Ustadz Maaher dan Abu Janda

Innalillahi, Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com