KPJ Desak KPK Panggil Doni Monardo, Kisruh Relawan Kemanusiaan Mundur - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

KPJ Desak KPK Panggil Doni Monardo, Kisruh Relawan Kemanusiaan Mundur

22/Nov/2020 14:48
KPJ Desak KPK Panggil Doni Monardo, Kisruh Relawan Kemanusiaan Mundur

Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ), Amos Hutauruk. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Relawan kemanusiaan yang berada di bawah naungan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, memprotes keras kebijakan pemberian masker dan hand sainitizer pada acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab.

Mengingat kondisi pandemi sekarang, semestinya perhelatan tersebut menerapkan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) agar tidak terjadi kerumunan dan melanggar aturan yang telah ada.

Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil Kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk dimintai pertanggungjawaban atas pemberian masker dan hand sanitizer pada acara tersebut.

“Kepala BNPB yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo telah membuat gaduh situasi di Jakarta yang berimbas pada pencopotan Kapolda Metro Jaya dan dipanggilnya Gubernur DKI Jakarta serta jajarannya ke Polda untuk dimintai keterangan atas agenda pernikahan tersebut,” kata Ketua Umum KPJ, Amos Hutauruk.

Dimana bila kegiatan pemberian masker dan hand sanitizer ke acara tersebut tidak dilakukan, mungkin kegaduhan ini tak akan terjadi.

Menurutnya, anggaran penanganan Covid-19 yang menggunakan uang rakyat jangan disia-siakan untuk yang bukan pos penggunaannya.

“Anggarannya dari mana, siapa yang perintahkan memberinya, itu harus jelas,” tegas Amos.

Apalagi banyak relawan kemanusiaan yang telah gugur menjalankan tugas, ditambah para relawan yang saat ini masih bekerja di Wisma Atlet.

Situasi gaduh di Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) DKI Jakarta yang terjadi saat ini tidak boleh berlarut lama.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini dibutuhkan kekompakan sesama instansi, agar masa pandemi cepat berlalu.

“Janganlah kau dustai dalam bertindak semaunya,” pintanya.(cr)

Berita Sebelumnya

Media China Ungkap Alasan Jack Ma Dijinakkan

Berita Selanjutnya

Klaster Petamburan & Mega Mendung, Kok Tracing Dihalangi?

Berita Selanjutnya
Klaster Petamburan & Mega Mendung, Kok Tracing Dihalangi?

Klaster Petamburan & Mega Mendung, Kok Tracing Dihalangi?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com