Marak Laka Lantas di Tanjung Piayu, Akibat Ceceran Tanah Bekas Pemotongan Bukit Berceceran di Jalanan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Marak Laka Lantas di Tanjung Piayu, Akibat Ceceran Tanah Bekas Pemotongan Bukit Berceceran di Jalanan

by BATAM NOW
28/Feb/2023 09:44
Marak Laka Lantas di Tanjung Piayu, Akibat Ceceran Tanah Bekas Pemotongan Bukit Berceceran di Jalanan

Pengendara sepeda motor, Lukman dan Indah, terjatuh di Jalan S Parman, Tanjung Piayu pada Selasa (28/02/2023) pagi. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Warga Tanjung Piayu mengeluhkan pekerjaan proyek di kawasan Bukit Kemuning yang dinilai sembrono. Pasalnya, tanah dari kegiatan pemotongan bukit di sana, berceceran dan merembes ke Jalan S Parman dan menjadi licin setelah hujan. Akibatnya marak terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Pantauan BatamNow.com di lokasi, Selasa (28/02/2023) pukul 07.30 WIB, hanya dalam waktu sekitar 10 menit, 2 unit sepeda motor tergelincir di Jalan S Parman, arah dari kawasan Pancur menuju Bukit Kemuning. Ceceran tanah yang basah memang terlihat merembes ke jalan.

Salah satu korban kecelakaan, Joli, siku tangan kanannya terluka dan mengeluarkan darah. Pakaiannya kotor terkena lumpur, sepeda motornya juga lecet.

Korban lainnya adalah pasangan suami-istri, Lukman dan Indah. Mereka berdua juga luka-luka, sepeda motornya pun lecet.

“Entah bagaimana ini pekerjaan proyeknya, ceceran tanah di jalan ini meresahkan. Jalanan jadi licin juga karena hujan. Padahal saya mau berangkat kerja,” keluh Lukman.

Joli, salah seorang pengendara sepeda motor yang terjatuh di Jalan S Parman, Tanjung Piayu, karena ceceran tanah di jalanan. Sikunya terluka dan berdarah. (F: BatamNow)

Pengakuan warga, kondisi jalan yang berceceran tanah itu sudah sering mengakibatkan kecelakaan. Mereka menyesalkan pihak kelurahan setempat yang terkesan abai hingga ceceran tanah proyek itu mengakibatkan kecelakaan yang sudah berulang.

Baca Juga:  BP Batam dan Pemko Menunggu Korban Jiwa Berjatuhan?

“Setahu saya, proyek ini mau buat apartemen. Pengawasnya Pak Darto,” ujar warga lainnya ke media ini.

Suasana Jalan S Parman, Tanjung Piayu, Selasa (28/02/2023) pagi. (F: BatamNow)

Lokasi pemotongan bukit itu berada tepat di sebelah kiri Perumahan Nusa Indah di Tanjung Piayu. Di depannya adalah Jalan S Parman, akses utama warga yang hendak pergi beraktivitas.

Selasa (28/02) pagi, terlihat arus lalu lintas padat dan pengendara melaju hati-hati menghindari sebagian jalan yang licin karena tanah basah berceceran di atasnya. (HA)

Berita Sebelumnya

LKPASI Kepri Siap Ambil Lahan Milik Kesultanan dari BP Batam

Berita Selanjutnya

BP Batam dan Pemko Menunggu Korban Jiwa Berjatuhan?

Berita Selanjutnya
Marak Laka Lantas di Tanjung Piayu, Akibat Ceceran Tanah Bekas Pemotongan Bukit Berceceran di Jalanan

BP Batam dan Pemko Menunggu Korban Jiwa Berjatuhan?

Comments 1

  1. mama shalom says:
    3 tahun ago

    Pemerintah daerah setempat yang harus maju bicara dengan pengembang SEGERA nih…bisa rusuh kalo sampai massa sendiri yang maju complain

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com