Matahari Buatan China Pecahkan Rekor Lagi, Mampu Menyala 17 Menit - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Matahari Buatan China Pecahkan Rekor Lagi, Mampu Menyala 17 Menit

by BATAM NOW
05/Jan/2022 19:15
China Gokil! Buat Matahari Buatan, 10 Kali Lebih Panas

HL-2M Tokamak, matahari buatan generasi baru milik China, di Chengdu, Provinsi Sichuan. (F: Gizbot)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – China menyalakan matahari buatannya lagi dan kembali memecahkan rekor.

Dilansir Kompas.com, matahari buatan yang dinamakan Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) tersebut berhasil mencapai suhu 70 juta derajat Celsius dan bertahan sekitar 17 menit.

Xinhua melaporkan, inti matahari diyakini memiliki suku sekitar 15 juta derajat Celsius.

Oleh karenanya, suhu yang bisa dicapai matahari buatan China itu disebut lima kali lebih panas daripada matahari betulan.

Melansir RT, Selasa (04/01/2022), EAST merupakan reaktor fusi nuklir yang digadang menjadi sumber energi masa depan.

Perangkat tersebut memanfaatkan medan magnet untuk menghasilkan plasma panas dari fusi nuklir.

EAST dirancang untuk meniru proses fusi nuklir yang dilakukan oleh matahari sebagaimana diwartakan oleh RT. B

Rekor terbaru tersebut diumumkan pada Jumat (31/12/2021) oleh peneliti di Institut Fisika Plasma dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (ASIPP), Gong Xianzu.

“Operasi terbaru ini meletakkan dasar ilmiah dan eksperimental yang kuat untuk menjalankan reaktor fusi,” kata Gong.

Sejak pertama kali beroperasi, EAST telah menjadi platform uji terbuka bagi para ilmuwan China dan internasional untuk melakukan eksperimen terkait fusi nuklir.

Baca Juga:  Waspada Omicron, Pemberangkatan Umrah RI DItunda Sampai 2022

Berbagai eksperimen EAST dilakukan di ibu kota Provinsi Anhui, Hefei, wilayah timur China.

Sebelumnya, pada Mei 2021, EAST juga diuji dan menghasilkan suhu 120 juta derajat Celsius selama 101 detik.

Pada Juni 2021, EAST kembali diuji dan menghasilkan suhu 160 juta derajat Celcius. Suhu yang dihasilkan ini sepuluh kali lebih panas dari matahari. (*)

Berita Sebelumnya

KSAL: Anggota TNI AL Tak Tahu Rumah yang Dikontrakkan Dipakai Tampung TKI Ilegal

Berita Selanjutnya

KPK Amankan Sejumlah Uang dari OTT Wali Kota Bekasi

Berita Selanjutnya
Satu Per Satu Pegawai Undur Diri Usai KPK Dianggap Tak Sama Lagi

KPK Amankan Sejumlah Uang dari OTT Wali Kota Bekasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com