Mendagri Bersama Gubernur Kepri Berkunjung ke Pulau Karang Singa - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Mendagri Bersama Gubernur Kepri Berkunjung ke Pulau Karang Singa

13/Jan/2022 17:50
Mendagri Bersama Gubernur Kepri Berkunjung ke Pulau Karang Singa
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, bersama Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad serta jajaran jepala Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) beserta rombongan meninjau Pulau Karang Singa menggunakan kapal KN Nipah melalui Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kamis (13/01/2022).

Kegiatan kunjungan ke Pulau Karang Singa ini dikordinatori oleh zona Keamanan laut (Kamla) Maritim Barat. Adapun jarak tempuh dari Pelabuhan Batu Ampar Batam ke Pulau Karang Singa sekitar 2 jam, atau 4 jam untuk pergi hingga kembali lagi ke titik keberangkatan.

Pulau Karang Singa merupakan pulau yang berjarak sekitar 3,70 mil laut dari Tanjung Sading, Kecamatan Bintan Utara, Kepulauan Riau. Pulau ini berada di posisi berbatasan langsung dengan negara Malaysia dan Singapura dan kerap diklaim oleh Malaysia menjadi bagian dari negaranya.

Kunjungan Mendagri Tito Karnavian didampingi Gubernur Kepri H Ansar Ahmad serta FKPD ini sebagai bentuk upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena pulau terdepan ini sempat diklaim negara Malaysia masuk ke wilayah teritorial negara mereka.

Untuk menjaga kedaulatan dan kewibawaan NKRI, pemerintah pusat akan membangun mercusuar di tahun 2022 ini dan sekaligus helipad. Langkah ini untuk mengantisipasi pulau ini diklaim lagi oleh Malaysia.

Baca Juga:  Surat Edaran Terbit, Turis Divaksin Lengkap Tak Lagi Wajib Tes Covid-19 ke Indonesia

Mendagri Tito Karnavian usai mengunjungi pulau Karang Singa mengatakan bahwa kunjungannya merupakan dari upaya mengamankan wilayah kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita ini, Kepri, berada di jalur wilayah terpenting di Indonesia. Berbatasan langsung dengan jalur perdagangan dunia. Jalur yang menghubungkan Asia, Amerika, Australia dan sebagainya. Hanya ada 3 negara yang berada di Selat Malaka, yakni Malaysia, Indonesia dan Singapura, dan kita adalah yang terbesar,” kata Tito.

Tito juga menegaskan jika yang dia lakukan merupakan untuk kepentingan bangsa Indonesia dalam menjaga aset bangsa. Sehingga tidak boleh lengah.

“Kalau kita lengah, nanti barangnya bisa hilang. Makanya kita nggak boleh lengah. Saya lakukan ini demi kepentingan bangsa Indonesia,” tutup Tito.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad berharap dengan kehadiran Mendagri ini akan membawa semangat dan keyakinan masyarakat Kepri, dalam menjaga kedaulatan bangsa terutama menjaga aset-aset negara yang berada di Kepri.

“Pemerintah pusat tahun ini akan membangun suar dan halipad di Pulau Karang Singa. Itu artinya pemerintah pusat sudah meyakinkan kita semua masyarakat Kepri, bahwa pulau tersebut memang bagian dari NKRI yang tidak bisa diganggu gugat lagi. Dan tidak ada negara manapun yang bisa mengklaim sebagai miliknya,” kata Gubernur. (*)

Berita Sebelumnya

Mendagri Launching Vaksinasi Booster di Batam. Tito Karnavian: Ekonomi Berjalan Jika Pandemi Terkendali

Berita Selanjutnya

Erick Thohir Dorong UMKM di Kepri Manfaatkan Rumah BUMN

Berita Selanjutnya
Erick Thohir: Bisnis Pom Bensin Akan Sunset, Bukan Nakut-nakutin

Erick Thohir Dorong UMKM di Kepri Manfaatkan Rumah BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com