Mengenaskan, Remaja Ini Ditemukan Meregang Nyawa di Belakang Halte Putri Hijau. Mulut Tampak Mengeluarkan Busa - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Mengenaskan, Remaja Ini Ditemukan Meregang Nyawa di Belakang Halte Putri Hijau. Mulut Tampak Mengeluarkan Busa

09/Okt/2021 18:36
Mengenaskan, Remaja Ini Ditemukan Meregang Nyawa di Belakang Halte Putri Hijau. Mulut Tampak Mengeluarkan Busa

Andri Sirait (20) ditemukan meregang nyawa di belakang Halte Putri Hijau Batam, Sabtu (09/10/2021). (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Ditemukan meregang nyawa di sekitaran tempat pembuangan sampah (TPS), nahas bagi Andri Sirait (19) nyawanya tak tertolong setelah sempat ditangani RSUD Embung Fatimah di Batam, Sabtu (09/10/2021).

Tubuh pria warga Tembesi Lestari itu pertama kali ditemukan oleh warga. Posisinya tergeletak di sekitaran TPS di belakang Halte Putri Hijau, Batu Aji, Batam.

Saat ditemukan, wajah Andri terdapat bercak darah yang keluar dari hidungnya, lalu kelopak mata serta bibirnya tampak menghitam. Dari mulutnya tampak keluar busa berwarna kekuningan.

Mengetahui kejadian itu, Ketua RT Tembesi Lestari langsung menghubungi orangtua Andri yang sedang berbelanja di Jodoh.

“Pak RT menelepon suami saya dan menyuruh pulang untuk melihat kondisi Andri. RT kami tahu dari 3 teman Andri yang datang memberi tahu kejadian yang menimpa Andri,” jelas ibu almarhum, Mastiur Manurung (45).

Pengakuan sang ibu, anak sulungnya dari 2 bersaudara itu sudah 3 hari belakangan tidak pulang, terakhir di rumah pada Rabu (06/10) lalu.

Baca Juga:  Realisasi APBD Kepri 2021 Belum Maksimal. Anggaran Setda Rp 368 Miliar dan Sekretariat DPRD Rp 168 M

“Dia sama teman-temannya mengamen, kadang mencuci motor,” ujarnya.

Menurut sang ayah, Juned Sirait (48), Andri masih bernapas saat di RSUD Embung Fatimah sekira pukul 12.00.

Hingga kini, orangtua Andri didampingi Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) masih menunggu proses autopsi almarhum di RSUD Embung Fatimah.

Sementara Kapolsek Batu Aji Kompol Daniel Ganjar Kristanto mengatakan ke BatamNow.com bahwa pihaknya tengah mendalami penyebab kematian Andri.

“Kami lagi mendalami penyebab kematiannya. Anggota keluarga korban sudah membuat laporan polisi,” ujar Kapolsek Batu Aji, Sabtu (09/10).

“Mungkin dari hasil autopsi itu kita bisa mengevaluasi korban ini meninggal karena apa. Selain itu kami sedang mendalami bukti-bukti dan memanggil saksi-saksi yang ada,” pungkasnya. (Hendra)

Berita Sebelumnya

Akibat Truk Mogok, Macet 4 Km di Jalan Tiban Mas Asri-Southlink. Kasat Lantas: Telah Kita Evakuasi

Berita Selanjutnya

Batam Dibuka Lagi Untuk Wisman. Perum Damri Ditunjuk Sediakan Transportasi Darat ke Lokasi Karantina

Berita Selanjutnya
Batam Dibuka Lagi Untuk Wisman. Perum Damri Ditunjuk Sediakan Transportasi Darat ke Lokasi Karantina

Batam Dibuka Lagi Untuk Wisman. Perum Damri Ditunjuk Sediakan Transportasi Darat ke Lokasi Karantina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com