Mengerikan, Lagi Aparat Memberondong Masyarakat Rempang dengan Peluru Gas Air Mata - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com
Breaking News

Mengerikan, Lagi Aparat Memberondong Masyarakat Rempang dengan Peluru Gas Air Mata

Suasana di Trans Barelang Masih Mencekam

by BATAM NOW
07/Sep/2023 16:24
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pemberendongan gas air mata dan terhadap warga Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, oleh aparat kepolisian terjadi lagi setelah peristiwa tadi pagi di Jembatan IV atau Jembatan Sultan Zainal Abidin.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.40, masih di Jalan Trans Barelang kawasan Kelurahan Rempang Cate.

Baca Juga:  Menegangkan Situasi di Trans Barelang, Iring-iringan Tim Terpadu Diadang Pohon Bertumbangan

Diiringi suara dar dor tembakan gas air mata membuat suasana semakin mencekam.

Kepulan asap putih dari peluru gas air mata yang ditembakkan untuk membubarkan massa warga Rempang di Jalan Trans Barelang di sekitar Simpang Kampung Cate, Kamis (07/09/2023). (F: BatamNow)

Setelah melewati Simpang Rempang Cate, kini Tim Terpadu diadang kontainer besi. Dua kontainer sudah dilewati, sisa 1 kontainer lagi dan di belakangnya ada massa warga.

Pohon tumbang dan kontainer besi di Jalan Trans Barelang mengadang kedatangan Tim Terpadu di sekitar Simpang Kampung Cate, Pulau Rempang, Kamis (07/09/2023). (F: BatamNow)

Petugas kepolisian juga kembali menembakkan gas air mata.

Sejumlah personel Tim Terpadu mundur karena terpapar asap dari gas air mata yang ditembakkan polisi di Jalan Trans Baelang, dekat Simpang Kampung Cate, Kamis (07/09/2023). (F: BatamNow)

Wartawan BatamNow.com tak dapat melihat apa yang terjadi di depan karena baik sejumlah aparat dan warga yang dekat dengan water cannon akhirnya berhamburan karena terpapar asap gas air mata.

Sejumlah kendaraan, baik milik tim dan seribuan anggota tim bersenjata kini masih tertahan di jalan karena dihalau perlawanan dari masyarakat Melayu Repang.

Banyak emak-emak menangis melihat dan yang mengalami kejadian ini. “Pemberondongan aparat ini baru terjadi sepanjang sejarah hidup kami, apa salah kami sehingga diserang oleh aparat keamanan,” kata seorang ibu sambil menangis.

Puluhan kendaraan taktis Polda Kepri beserta pasukan Brimob diturunkan ke lapangan.

Catatan BatamNow.com, diturunkannya secara masif aparat keamanan mem-pressure warga Rempang menjadi pertanyaan besar dan tindakan aparat tak sebanding dengan perlawanan warga masyarakat adat Melayu yang mempertahankan hak hidupnya. (tim)

Berita Sebelumnya

Menegangkan Situasi di Trans Barelang, Iring-iringan Tim Terpadu Diadang Pohon Bertumbangan

Berita Selanjutnya

Bentrok di Rempang, BP Batam dan Polda Kepri Tak Taati Surat Komnas HAM

Berita Selanjutnya
Bentrok di Rempang, BP Batam dan Polda Kepri Tak Taati Surat Komnas HAM

Bentrok di Rempang, BP Batam dan Polda Kepri Tak Taati Surat Komnas HAM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com