Menkes: Obat Covid-19 Molnupiravir Tiba Hari Ini - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Menkes: Obat Covid-19 Molnupiravir Tiba Hari Ini

by BATAM NOW
03/Jan/2022 14:20
6 Serba-serbi Pil Merck Molnupiravir, Obat Covid-19 Pertama yang Bisa Diminum

Ilustrasi obat Molnupiravir. (F: SHUTTERSTOCK/ Sonis Photography)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, obat alternatif Covid-19 Molnupiravir akan tiba di Indonesia pada Senin (03/01/2022).

“Hari ini kita akan datang Molnupiravir impor,” kata Budi dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (03/01).

Dilansir Kompas.com, Budi mengatakan obat Molnupiravir akan disimpan terlebih dahulu untuk dipersiapkan jika terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Ia mengatakan, Molnupiravir akan diberikan kepada pasien Covid-19 dengan saturasi di atas 94 persen.

“Jadi kita sudah simpan dulu, kalau nanti ada apa-apa kita sudah siapkan obatnya, karena ini terbukti bisa mengurangi laju masuknya ke rumah sakit untuk orang-orang yang terkena Covid-19 yang saturasi masih di atas 94 persen,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Menkes Budi mengatakan bahwa obat antivirus Molnupiravir buatan Merck, Amerika Serikat (AS) dapat mencegah 50 persen kemungkinan seorang penderita Covis-19 masuk rumah sakit.

Karena itu nantnya obat tersebut akan diberikan kepada penderita Covid-19 dengan gejala ringan agar tak bertambah parah sehingga tak harus dirawat di rumah sakit.

“Obat ini diberikan ke orang yang saturasinya masih di atas 95 persen, tujuannya mencegah 50 persen dia masuk rumah sakit,” kata Budi dalam konferensi pers yang diikuti dari YouTube Kemenko Perekonomian, dikutip dari Antara, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga:  PT TDK Electronics Indonesia Bekerja Sama dengan BP Batam Gelar Penanaman Pohon

Budi mengatakan, obat tersebut berdosis 2×800 mg berjumlah 40 tablet untuk diminum oleh pasien dengan dosis 2×4 tablet per hari.

Menurut Budi, obat tersebut hanya diperuntukkan bagi pasien Covid-19 bergejala ringan dan tidak dipakai di rumah sakit.

“Strategi obat-obatannya kita sudah diskusi sama Merck kemarin waktu saya ke Amerika untuk Molnupiravir. Ini obat untuk orang yang bergejala ringan, bukan orang yang sudah masuk rumah sakit,” kata dia.

Ia mengatakan, pemerintah sudah melakukan pendekatan dengan Merck untuk kepentingan pengadaan Molnupiravir di Indonesia.

Budi bersama pihak terkait juga sudah mendatangi beberapa pabrik farmasi di dunia yang sudah diberikan lisensi oleh Merck untuk membeli Molnupiravir.

“Diperkirakan mudah-mudahan Desember nanti bisa datang (Molnupiravir),” kata dia.

Selain melobi kedatangan obat ke Indonesia, Budi juga sedang berdiskusi dengan Merck terkait tawaran membuka produksi di Indonesia.

“Kalau bisa kita bikin di dalam negeri, sehingga kita memiliki ketahanan kesehatan yang lebih baik,” kata dia. (*)

Berita Sebelumnya

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 14 Hari Hingga 17 Januari 2022

Berita Selanjutnya

Satgas Tetapkan 9 Pintu Masuk dan Tempat Karantina bagi WNI dari Luar Negeri

Berita Selanjutnya
Sekitar 5.500 PMI Dideportasi Berangsur dari Malaysia. Empat Pejabat Pemprov Kepri Terpapar Covid-19

Satgas Tetapkan 9 Pintu Masuk dan Tempat Karantina bagi WNI dari Luar Negeri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com