Meski Ganti Pengelola, Masalah Air di Kavling Saguba Tak Kunjung Selesai, Ibarat Penyakit Kronis Harus Diamputasi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Meski Ganti Pengelola, Masalah Air di Kavling Saguba Tak Kunjung Selesai, Ibarat Penyakit Kronis Harus Diamputasi

PT Moya Diminta Ikut Begadang Mengantar Air 24 Jam

by BATAM NOW
12/Mei/2023 21:54
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Masalah kelangkaan air perpipaan di Kavling Sagulung Baru (Saguba), tak kunjung selesai meski kini pengelola berganti ke PT Air Batam Hilir yang merupakan perusahaan patungan dari konsorsium PT Moya Indonesia – PT Pembangunan Perumahan (Persero).

Tarmizi tokoh masyarakat (Tomas) di Kavling Saguba, mengibaratkan masalah air di sana seperti penyakit kronis yang mesti diamputasi karena sudah sangat lama berlanjut.

“Kemarin sudah diamputasi saya lihat dari ATB ke Moya, harapan kita ada peningkatan rupanya saya lihat sebelas – dua belas,” ujar Tarmizi, Jumat (12/05/2023).

Tarmizi diwawancarai BatamNow.com saat para ibu di Kavling Saguba berkumpul di lapangan fasilitas umum Blok J. Mereka resah karena air perpipaan tak mengalir sudah hampir seminggu ini. Ditambah lagi sulitnya distribusi truk tangki air dari PT Air Batam Hilir yang merupakan mitra BP Batam mengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sejak 2022 selama 15 tahun.

Tarmizi (tengah) tokoh masyarakat bersama beberapa ibu-ibu warga Kavling Sagulung Baru menyampaikan keluhan mereka soal air tak mengalir, Jumat (12/05/2023). (F: BatamNow)

Soal macetnya aliran air minum ke Saguba, katanya, sudah berlangsung sekitar 20 tahun ini dan makin parah kini.

“Menjelang puasa itu kita sudah kewalahan, itu semua bukan Blok J saja. Ada 17 RT, satu RT ada sekitar 160 KK ada 140 KK. Sementara air yang didatangkan dari pihak Moya itu 1 tangki bisa cuma 25 rumah. Itu kalau kita bagi 1 drum,” jelas Tarmizi.

Ia mencontohkan, dirinya memesan 8 truk tangki air ke PT Air atam Hilir untuk dikirimkan pada Kamis (11/05) kemarin tapi tak dipenuhi. “Yang datang cuma 2 tangki itu pun sudah malam dan warga sampai berantem,” ucap Tarmizi.

Baca Juga:  Jeritan Emak-emak Kavling Saguba: Pak Rudi dan PT Air Batam Hilir Tolong Lancarkan Air Kami

Dia merasa heran mengapa PT Air Batam Hilir tidak bisa mengirimkan sebanyak 8 truk tangki air untuk warga Kavling Saguba kemarin. “Masalahnya sepertinya armadanya tidak mencukupi,” duganya.

Berdasarkan rilis resminya per 31 Maret 2023, Badan Usaha (BU) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam menyebut ada total 20 armada truk tangki air yang dimiliki untuk menyalurkan air bersih di area sulit terjangkau atau stress area.

Kalaupun terkendala armada yang terbatas, Tarmizi meminta harusnya PT Air Batam Hilir menunjukkan rasa empati atau tanggung jawab dengan mengantar air selama 24 jam ke warga.

“Solusinya dari saya harus 24 jam, masyarakat ini bisa dikatakan sampai pagi begadang. Jadi saya harap juga pihak Moya pun ikut begadang juga sampai pagi mengantar air ke masyarakat,” tegasnya.

Tarmizi mempertanyakan apakah Wali Kota ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi tidak tahu kondisi sebagian warganya yang menderita karena tak mendapat air SPAM.

“Kita lihat sendiri, jalan dari 1 ROW, 2 ROW sampai 5 lajur, banyak jalur yang tak terpakai. Gedung-gedung serbaguna segala macam dibangun, tapi sangat disayangkan beliau matanya mungkin tak bisa lihat Batam semua, atau mungkin dari bawah tidak sampaikan ke beliau sehingga Saguba tertinggalkan atau tidak terlihat sama beliau tentang air sampai belasan tahun,” tukasnya.

Dia ungkapkan, warga sudah mendesak untuk melakukan aksi demonstrasi. “Intinya masyarakat minta demo, kalau itu memang solusinya,” katanya.

Tarmizi menegaskan, warga Kavling Saguba yang berteriak soal masalah air itu adalah murni kepentingan masyarakat. “Jadi saya mohon kepada para pemangku kebijakan, tolong pedulilah kepada masyarakat. Di sini tidak ada politik,” ia mengingatkan. (D)

Berita Sebelumnya

Jeritan Emak-emak Kavling Saguba: Pak Rudi dan PT Air Batam Hilir Tolong Lancarkan Air Kami

Berita Selanjutnya

Pemprov Kepri Segera Resmikan Rumah Singgah, Berikut Tata Cara Memanfaatkannya

Berita Selanjutnya
Pemprov Kepri Segera Resmikan Rumah Singgah, Berikut Tata Cara Memanfaatkannya

Pemprov Kepri Segera Resmikan Rumah Singgah, Berikut Tata Cara Memanfaatkannya

Comments 2

  1. Antoni says:
    3 tahun ago

    Teruntuk bpk walikota….tlong pak selesaikan permasalahan air d kavling kami.terkhusus untuk pengelolah air bersih batam tlong untuk lbih bijak lgi dlm pengolahan nya,karena d tmpat² lain bnyak sya lihat air mengalir normal semesti nya knpa d tempt kmi sperti pakai waktu…sungguh sngat² d sayangkn.karena kmi jga memiliki hak sma sperti orang² yg drmah nya d aliri air 24 jam.

    Balas
  2. Irdanetti says:
    3 tahun ago

    Betul dah 26 thn dikavling saguba baru ini yg terparah ..kami rt 03/ rw 08 sllu bergadang slm pulun thn air hidup sepertiga malam menunggu kadang hidup kadang tidak..klu menurut kami ini yg bermasalah pipa yg tk memadai..pipa kami masih dari pipa koperasi lagi..kenapa yg lain seperti kavling lama dan kavling lain nya
    lancar air😭😭

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com