Meski Masa Karantina Dikurangi, Belum Berdampak Signifikan pada Kedatangan Wisman ke Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Meski Masa Karantina Dikurangi, Belum Berdampak Signifikan pada Kedatangan Wisman ke Batam

05/Nov/2021 17:00
Masih Banyak PMI dari Malaysia Masuk Batam Setiap Hari, Bagaimana Karantinanya?

Ilustrasi karantina. (F: Shutterstock)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pemerintah telah membuka pintu masuk perjalanan internasional khusus tujuan wisata dan merevisi lama masa karantina. Meskipun begitu, masih belum menunjukkan dampak signifikan terhadap kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata kepada BatamNow.com mengatakan satu penyebabnya adalah wisman yang datang ke Batam didominasi lewat transportasi laut.

“Mudah-mudahan nanti jalur laut bisa dibuka. Itu nanti akan sangat signifikan sekali,” ujar Ardi, Jumat (05/11/2021).

Sebelumnya, lewat Surat Edaran (SE) Kepala Satgas (Kasatgas) Nomor 20 Tahun 2021 diatur bahwa titik masuk (entry point) wisman ke Indonesia hanya melalui bandara di Bali dan Kepri.

“Kita itu berharap dibuka jalur feri, karena itu yang paling banyak,” lanjut Ardi.

Selain entry point, teranyar Pemerintah juga telah mengurangi masa karantina bagi wisman yang hendak berwisata ke Indonesia.

Lewat Addendum SE tersebut, masa karantina yang semula wajib 5 x 24 jam dipangkas menjadi 3 x 24 jam dengan syarat telah divaksinasi Covid-19 dosis penuh. Sementara jika masih dosis pertama, tetap karantina 5 hari. Aturan ini berlaku sejak 2 November 2021.

Baca Juga:  Buka Seminar Nasional 'Pers Merawat Perbatasan', Gubernur Ansar Minta  Pers Tingkatkan Kompetensi

Terkait masa karantina yang jadi 3 hari ini, lanjut Ardi, juga dirasa masih belum akan memberi dampak signifikan jika dibandingkan dengan rata-rata length of stay wisman di Kota Batam.

“Kalau dulu rata-rata 2-3 hari. Jadi mungkin soal masa karantina 3 hari ini belum terlalu signifikan juga,” jelas Ardi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2018, jumlah wisman ke Kota Batam adalah 1.887.244 orang. Di tahun 2019 meningkat menjadi 2.102.753. Kemudian turun drastis di tahun 2020 menjadi 299.158. Sementara untuk tahun 2021 hingga Agustus hanya berjumlah 1.802 wisman. (Hendra)

Berita Sebelumnya

Update Covid-19 Batam: Nihil Kasus Baru, 9 Dalam Perawatan

Berita Selanjutnya

Orang Nganggur Terbanyak di Kepri, Jabar dan Banten

Berita Selanjutnya
Orang Nganggur Terbanyak di Kepri, Jabar dan Banten

Orang Nganggur Terbanyak di Kepri, Jabar dan Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com