BatamNow.com – Muhammad Rudi menyampaikan terima kasihnya seperti menyiratkan perpisahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, Selasa (31/12/2024).
Hal tersebut diutarakan wali kota Batam selama dua periode ini, saat memberi sambutan dalam acara peresmian Flyover Laksamana Ladi.
“Terima kasih kepada Forkopimda Kota Batam yang telah membantu saya sebagai wali kota dan kepala BP Batam. Pada kesempatan yang sangat baik ini saya menyampaikan terima kasih, dan mungkin tidak ada waktu lagi untuk meresmikan karena akhir jabatan kami mungkin di awal bisa Januari, bisa Februari, untuk serah terima,” kata Rudi di depan tugu Flyover Laksamana Ladi.
Rudi menegaskan, wali kota periode selanjutnya sudah ada. Namun katanya, jabatan Kepala BP Batam adalah hak prerogatif Presiden.
“Kepala BP Batam itu hak prerogatif pak Presiden. Kita masih menunggu perintah pak Presiden. Tapi untuk wali kota sudah jelas, dan sudah ada penggantinya,” katanya.
@batamnow Muhammad Rudi: Wali Kota Sudah Ada Penggantinya, Kepala BP Batam Itu Hak Prerogatif Presiden Hal tersebut diutarakan wali kota Batam selama dua periode ini, saat memberi sambutan dalam acara peresmian Flyover Laksamana Ladi. “Terima kasih kepada Forkopimda Kota Batam yang telah membantu saya sebagai wali kota dan kepala BP Batam. Pada kesempatan yang sangat baik ini saya menyampaikan terima kasih, dan mungkin tidak ada waktu lagi untuk meresmikan karena akhir jabatan kami mungkin di awal bisa Januari, bisa Februari, untuk serah terima,” kata Rudi di depan tugu Flyover Laksamana Ladi. Rudi menegaskan, jabatan wali kota periode selanjutnya sudah ada. Namun katanya, jabatan Kepala BP Batam adalah hak prerogatif Presiden. “Kepala BP Batam itu hak prerogatif pak Presiden. Kita masih menunggu perintah pak Presiden. Tapi untuk wali kota sudah jelas, dan sudah ada penggantinya,” katanya. Baca Beritanya di BatamNow.com #batamnow #batamtiktokcommunity #batamhits #batamnews #batamisland #batamsirkel #kotabatam #batampunyacerita #semuatentangbatam #fyp #fypシ ♬ original sound – BatamNow.com
Menjelang penghujung sambutannya, Rudi menyampaikan permohonan maaf atas kesalahannya.
“Maka pada kesempatan hari ini, semua yang telah saya lakukan selama 5 tahun sekian bulan saya menjadi Kepala BP Batam saya yakin tidak akan luput dari kesalahan, baik kepada ibu bapak sekalian, para Forkopimda, ataupun masyarakat Kota Batam. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Usai sambutan, kemudian Rudi bersama unsur Forkopimda Batam meresmikan Flyover Laksamana Ladi.
Lalu bagaimana pendapat Rudi yang sudah 5 tahun lebih menjabat Kepala BP Batam ex-officio itu, apakah pimpinan Badan Layanan Umum tersebut sebaiknya tetap dilanjut rangkap jabatan atau kembali seperti sebelumnya, dengan pejabat berbeda?
Muhammad Rudi mengelak, lalu bergegas masuk ke mobil BMW berpelat BP 1012 ZZH yang ditumpanginya. “Saya nggak boleh nilai,” sepenggal jawabannya sebelum pintu mobil ditutup.
Dulu Dualisme Dipersoalkan: Tumpang Tindih Kewenangan di Batam
Dulu, dualisme kepemimpinan di Kota Batam banyak dipersoalkan. Ada yang mendukung, tak sedikit menolak adanya “dua matahari” di kawasan perdagangan bebas ini.
Bahkan sampai ada aksi demonstrasi oleh pegawai BP Batam yang menolak jabatam ex-officio, pada Kamis (09/05/2019).
Sisi kurang dari dualisme kepemimpinan itu pun juga diakui Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
Menurut Rudi, dualisme sering memicu tumpang tindih kewenangan yang menghambat efisiensi pelayanan publik dan mengurangi daya saing Batam di tingkat nasional maupun internasional.
“PP No 62 Tahun 2019 merupakan tantangan dan peluang bagi kita semua. Dualisme yang selama ini terjadi tidak hanya berpengaruh pada pengelolaan kawasan, tetapi juga pada upaya kita dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Rudi, saat menghadiri dialog terbuka bersama mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) di Aula Kampus UNRIKA, Batu Aji, 25 November 2024.
Jabatan Kepala BP Batam dirangkap wali kota (ex-officio) terwujud di periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penetapan wali kota sebagai ex-officio Kepala BP Batam dilandaskan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Pengangkatan Muhammad Rudi sebagai ex-officio Kepala BP Batam, bersama wakil kepala dan 4 Anggota Bidang, disaksikan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, pada 27 September 2019.
Sebagai informasi, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kota Batam.
Wali kota dan wakil wali kota Batam terpilih, rencananya akan dilantik pada 10 Februari 2025.
Bila tak ada perubahan ketentuan, maka wali kota Batam periode selanjutnya yang tetap menjabat ex-officio Kepala BP Batam. (D)

