Negara ini Setop Pakai Vaksin Covid Sputnik Rusia, Ada Apa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Negara ini Setop Pakai Vaksin Covid Sputnik Rusia, Ada Apa?

24/Okt/2021 22:31
Vaksinasi Gotong Royong Kadin Tak Jalan. Dahlan Iskan: Sebenarnya Ini Memalukan

Ilustrasi vaksin Covid-19. (F: kadin.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Sebuah negara di Afrika bagian barat daya menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Sputnik milik Rusia. Hal itu menyusul kekhawatiran yang disampaikan oleh negara tetangga mereka, Afrika Selatan.

Dilansir CNBCIndonesia.com, negara tersebut adalah Namibia. Kementerian Kesehatan Namibia menyatakan menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Sputnik karena kekhawatiran dapat meningkatkan risiko infeksi HIV di antara laki-laki.

“Alasan penghentian pemberian vaksin dilakukan karena sangat berhati-hati bahwa laki-laki yang menerima vaksin Sputnik mungkin berisiko lebih tinggi tertular HIV,” kata kementerian itu seperti dilansir AFP, Minggu (24/10/2021).

Sebagai informasi, Namibia telah menerima pengiriman sumbangan vaksin Covid-19 Sputnik sebanyak 30.000 dosis. Dari jumlah tersebut sejauh ini telah diberikan kepada lebih dari 120 orang.

Regulator produk kesehatan Afrika Selatan pada hari Senin mengatakan tidak akan mengizinkan penggunaan vaksin Sputnik. Ini berdasarkan penelitian sebelumnya yang menguji keamanan bentuk adenovirus yang dimodifikasi dan dikenal sebagai Ad5.

Regulator mengatakan, dua penelitian sebelumnya, satu di Afrika Selatan dan satu di Amerika Serikat (AS), menemukan peningkatan risiko infeksi HIV di antara laki-laki yang terkait dengan vaksin bervektor Ad5.

Baca Juga:  MenKopUKM Dorong UMKM Miliki NIB untuk Tingkatkan Kemajuan Usaha

Pengembang vaksin Sputnik mengatakan kesimpulan apapun tentang hubungan antara vaksin dan HIV tidak berdasar.

Hasil studi klinis pada lebih dari 7.000 peserta menunjukkan tidak ada peningkatan yang signifikan secara statistik dari infeksi HIV-1 di antara penerima vaksin vektor adenovirus tipe-5. (*)

Berita Sebelumnya

Gubernur Buka 16 Tahun Nongsa Cup Golf Tournament 2021 

Berita Selanjutnya

Nyata! Ada Orang Hartanya Rp 800 T dari Bitcoin, Siapa Dia?

Berita Selanjutnya
Nyata! Ada Orang Hartanya Rp 800 T dari Bitcoin, Siapa Dia?

Nyata! Ada Orang Hartanya Rp 800 T dari Bitcoin, Siapa Dia?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com