Omicron XBB yang Bikin Kasus Covid-19 Singapura Melonjak, Sudah Masuk RI - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Omicron XBB yang Bikin Kasus Covid-19 Singapura Melonjak, Sudah Masuk RI

by BATAM NOW
22/Okt/2022 14:52
Waspada! Varian Corona Lambda Disebut Kebal Vaksin Covid-19

Ilustrasi mutasi virus Covid-19. (F: Edward Ricardo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kemunculan subvarian Covid-19 Omicron XBB disebut menyebar secara signifikan di negara tetangga Singapura. Bahkan dilaporkan dalam sebuah berita, varian itu membuat kewalahan mulai dari kamar mayat, rumah duka serta krematorium.

Dilansir CNBC Indonesia, rupanya varian baru ini telah masuk ke Indonesia.

Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) dalam acara FMB9, Jumat (21/10/2022) kemarin. “Singapura sekarang kasusnya naik lagi ke 6.000 per hari karena ada varian baru yang namanya XBB. Varian ini juga sudah masuk ke Indonesia. Kita amati terus,” katanya.

Menurut BGS, Indonesia sudah berhasil mengatasi pandemi, ditandai dengan penurunan kasus Covid-19 selama Juli-Agustus 2022. “Masih ada tantangan karena varian baru masih akan tumbuh,” imbuhnya.

Lebih lanjut, BGS bilang Indonesia beruntung karena vaksinasi Covid-19 berjalan baik sehingga imunitas masyarakat terjaga. Kemudian protokol kesehatan yang konservatif masih dijalankan masyarakat, terutama pemakaian masker. “Negara-negara lain sudah pede buka masker dan itu sebabnya yang terjadi kayak di Singapura sekarang naiknya cukup tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Sambut Kedatangan Kontingen Kepri pada PON XX di Papua

Saat ini, varian XBB telah mendominasi kasus lokal di Singapura sebanyak 54% pada periode 3-9 Oktober 2022. Angka itu naik signifikan dari periode pekan sebelumnya yang hanya 22%.

Selama satu bulan terakhir, pemerintah Singapura memang menyatakan tidak ada peningkatan kasus kematian karena Covid-19. Namun Singapura memperkirakan kasus Covid-19 kemungkinan akan mencapai puncaknya pada November mendatang dengan jumlah 15 ribu per hari. Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung meyakini puncak kasus itu akan langsung mengalami penurunan. (*)

Berita Sebelumnya

DPR Minta BP2MI Rutin Awasi Jalur Tikus PMI Ilegal

Berita Selanjutnya

Resmi Diserahterimakan, Kapolda DIY Baru Siap Torehkan Prestasi

Berita Selanjutnya
Resmi Diserahterimakan, Kapolda DIY Baru Siap Torehkan Prestasi

Resmi Diserahterimakan, Kapolda DIY Baru Siap Torehkan Prestasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com