Optimisme Badan Usaha Pelabuhan BP Batam Menuju Green Port - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Optimisme Badan Usaha Pelabuhan BP Batam Menuju Green Port

Pasca Capaian Kinerja Tahun 2020

by BATAM NOW
08/Jan/2021 21:04
Optimisme Badan Usaha Pelabuhan BP Batam Menuju Green Port

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Walaupun pandemi Covid-19 tahun 2020 merontokkan sendi perekonomian, tetapi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi pendapatan selama tahun 2020 sebesar Rp 339,5 Miliar.

Dari total penerimaan itu, senilai Rp 208,5 Miliar diperoleh dari pelabuhan barang, dan Rp 61 Miliar dari pelabuhan penumpang.

Penerimaan tahun 2020 memang menurun 5,4% dibanding tahun 2019 sebesar Rp 359,2 Miliar.

Sementara jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang melalui 8 pelabuhan, baik domestik maupun internasional pada tahun 2019 tercatat 11.112.684 orang. Terjadi penurunan 70% pada tahun 2020 atau hanya 3.325.256 orang.

Meski terjadi penurunan penerimaan melalui pelabuhan penumpang, tetapi masih dapat diimbangi dari pendapatan pelabuhan barang.

Resume kinerja keuangan di atas disampaikan oleh Direktur BUP BP Batam, Nelson Idris pada konferensi pers, Jumat (08/01/2021) di kantor lantai 3 Badan Pengelola Pelabuhan Batam di Batu Ampar.

Kemudian Nelson mengharapkan pada tahun 2021, pihaknya dapat menggenjot total pendapatan sebesar Rp 517,5 Miliar atau mengalami peningkatan 52,5% dibanding tahun 2020.

Proyeksi peningkatan itu terdiri dari pendapatan pelabuhan barang menjadi Rp 416 Miliar atau meningkat 49,3% jika dibanding tahun 2020, sebesar Rp 278,5 Miliar.

Sedangkan pendapatan dari pelabuhan penumpang ditarget menjadi Rp 101,5 Miliar. Jumlah ini akan meningkat sebesar 66,41% jika dibanding tahun 2020, yang hanya Rp 61 Miliar.

Adapun peningkatan ini direncanakan dengan memaksimalkan kegiatan Kerja Sama Operasional (KSO) Bunkering BBM Pelabuhan Batu Ampar dan Kabil.

Selain itu, juga memaksimalkan aktivitas Ship To Ship (STS) dan Floating Storage Unit (FSU) dan pemanfaatan dermaga selatan Batu Ampar yang sedang tahap perbaikan.

Luncurkan Auto Gate System

Dalam waktu dekat, BUP BP Batam juga akan meluncurkan Auto Gate System (AGS) di Pelabuhan Batu Ampar besama-sama dengan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai.

AGS ini nantinya memudahkan pengguna jasa yang akan keluar-masuk pelabuhan tanpa mengantre di ruas jalan pelabuhan yang sudah sejak lama dikeluhkan oleh pengguna jasa yang belum terakomodir.

Sistem AGS ini juga terhubung dengan Kantor KPU Bea Cukai, sehingga meningkatkan keamanan pelabuhan dengan penerapan International Ship and Port Security Code (ISPS Code). Pemeriksaan secara manual oleh petugas di sana akan menjadi masa lalu.

Jadi, ujar Nelson, sistem AGS ini mengharapkan tiap pengguna jasa mengurus pass card tahunan, yang nantinya digunakan untuk pass keluar-masuk pelabuhan.

“AGS dan ISPS Code diterapkan secara bersamaan,” kata Nelson Idris.

Nelson menuturkan bahwa Pelabuhan Batu Ampar telah ditunjuk Pemerintah Pusat menjadi pilot project penerapan National Logistic Ecosystem (NLE) melalui Batam Logistic Ecosystem (BLE).

NLE sendiri akan terintegrasi ke Indonesia National Single Window (INSW) yang akan mengkoneksikan lebih dari 15 sistem Kementerian dan Lembaga pemerintah.

Sementara NLE tidak hanya mengakomodir kolaborasi Government to Government (G2G) tetapi juga platform Business to Business (B2B) dari hulu ke hilir.

NLE, katanya, merupakan aplikasi yang dibangun oleh pemerintah sebagai muara bertemunya pengusaha dan pemilik platform.

Itu didesain untuk memangkas birokrasi layanan logistik dan membuka layanan informasi publik yang ujungnya memangkas biaya operasional.

Lebih jauh dijelaskan, untuk sekala Batam maka dibentuklah BLE.

Dimana diterapkan Single Entry untuk semua layanan perizinan dalam satu platform yang terintegrasi dengan melibatkan regulator terkait.

Antara lain BP Batam, KPU Bea Cukai, Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP), Imigrasi dan Balai Karantina.

Dengan terintegrasinya regulator, membuat pengguna jasa cukup hanya sekali input data dan secara otomatis terkoneksi dengan platform instansi lainnya.

Sehingga sistem Single Entry tak dapat diutak-atik oleh oknum karena sistem itu sudah terkoneksi dengan beberapa instansi tersebut di atas.

“Efisiensi waktu dalam pengurusan administrasi membuat pelayanan lebih cepat sehingga biaya ekstra tidak lagi diperlukan,” kata Nelson.

Digitalisasi Pelayanan

Pengguna jasa kini dapat merasakan banyak kemudahan dengan sistem digitalisasi pelayanan.

Secara gamblang Nelson menjelaskan lebih rinci bahwa selama ini pengurusan Pemberitahuan Kedatangan Kapal Asing (PKKA) harus diurus melalui Kementerian Perhubungan dengan waktu 3-4 hari.

Namun sekarang kewenangannya ada pada KSOP Khusus Batam dan Tanjung Balai Karimun. Pengurusannya diestimasi hanya satu jam saja.

Bentuk penerapan digitalisasi lainnya, juga mempermudah pengusaha atas penerapan InaPortNet yang ditandai dengan pelaksanaan Go Live InaPortNet pada 5 November 2020.

BUP BP Batam bersama KSOP Khusus Batam telah mempersiapkan InaPortNet sejak tahun lalu di Batam.

Sudah dilakukan kegiatan sosialisasi dengan stakeholder lainnya seperti Perusahaan Pelayaran, Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dan Perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (PJPT).

Dengan Go Live InaPortNet maka pelayanan kapal dan barang di pelabuhan wajib menggunakan InaPortNet.

Dengan konsep ini memudahkan pengawasan, pengendalian serta pengaturan pelayanan kapal dan barang oleh Badan Usaha Pelabuhan BP Batam dan KSOP Khusus Batam. Diharapkan InaPortNet dapat terintegrasi ke INSW dan NLE.

Program perubahan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koodinator Bidang Maritim dan Investasi yang akan mendorong Batam menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia, terutama bidang maritim.

Batu Ampar Menuju Green Port

BUP BP Batam juga tengah menggodok pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dari segi infrastruktur dan suprastruktur.

Dalam Rencana Induk Pelabuhan 2020, termasuk di dalam pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dalam jangka pendek 2021-2025, perkuatan dermaga utara sepanjang 700 meter.

Kemudian lapangan peti kemas seluas 2-10 hektar dan perkuatan dermaga utara lama sebagai terminal multipurpose sepanjang 408 meter dan pendalaman alur pelayaran kolam depan dermaga menjadi -8LWS.

Adapun supratruktur yang akan ditingkatkan adalah pengadaan 2 unit Gantry Crane, 5 unit Trantainer untuk kegiatan multipurpose di dermaga timur, 2 unit Resch Stacker, 2 unit Top Loader, 10 unit Head Truck dan 20 unit Chassis.

Pengembangan jangka pendek ini dengan harapan pada tahun 2025 akan berdampak pada peningkatan arus peri kemas yang mencapai 1,8 juta Twenty-foot Equivalent Unit (TEUs) dan dapat mengakomodir kapal berkapasitas 3.000 TEUs atau kapal generasi ketiga, untuk angkutan Peti Kemas Domestik.

Optimisme iniakan mengantarkan Pelabuhan Batu Ampar sebagai Green Port percontohan di Indonesia.
BUP juga juga sedang merancang penerapan teknologi digital Terminal Operating System (TOS).

Selain meningkatkan pelayanan, juga menghemat pengeluaran biaya operasional pengguna jasa yang dapat menekan biaya logistik.(P/JS)

Berita Sebelumnya

Disuntik Vaksin Covid-19, PM Singapura Komentar Begini!

Berita Selanjutnya

Hingga Pukul 24.00, Satu Lagi Korban Tertimbun Longsor Belum Ditemukan

Berita Selanjutnya
Hingga Pukul 24.00, Satu Lagi Korban Tertimbun Longsor Belum Ditemukan

Hingga Pukul 24.00, Satu Lagi Korban Tertimbun Longsor Belum Ditemukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com