Panas! Iran Tiba-tiba Kecam Taliban di Afghanistan, Kenapa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Panas! Iran Tiba-tiba Kecam Taliban di Afghanistan, Kenapa?

06/Sep/2021 16:50
Panas! Iran Tiba-tiba Kecam Taliban di Afghanistan, Kenapa?

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (F: Office of the Iranian Supreme Leader via AP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Iran mengecam keras Taliban, Senin (06/09/2021). Ini terjadi pasca serangan militer kelompok itu ke Lembah Panjshir, Afghanistan, Minggu (05/09).

Dilansir CNBCIndonesia.com, Lembah Panjshir adalah satu-satunya dari 34 provinsi di Afghanistan yang tetap di luar kendali Taliban. Kelompok yang juga menamai dirinya dengan Imarah Islam itu mengambil alih pemerintahan Afghanistan sejak 15 Februari.

“Berita yang datang dari Panjshir, benar-benar mengkhawatirkan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh. “Serangan itu sangat terkutuk.”

Ini merupakan kritikan pertama Iran ke Taliban. Iran sendiri didominasi Muslim Syiah sedangkan Taliban Sunni.

“Mengenai masalah Panjshir, saya bersikeras pada fakta bahwa itu diselesaikan dengan dialog di hadapan semua tetua Afghanistan,” kata Khatibzadeh.

“Taliban harus sama-sama menghormati kewajiban mereka dalam hal hukum internasional, dan komitmen mereka … Iran akan bekerja untuk mengakhiri semua penderitaan rakyat Afghanistan demi mendirikan pemerintahan perwakilan untuk semua warga.”

Baku tembak disebut terjadi antara Taliban dan pasukan di Lembah Panjshir, Front Perlawanan Nasional (NRFA). Namun dalam updatenya terakhir, Taliban mengatakan telah berhasil menguasai lembah kaya mineral itu.

“Imarah Islam sangat sensitif tentang pemberontakan. Siapa pun yang mencoba memulai pemberontakan akan dipukul dengan keras. Kami tidak akan membiarkan yang lain,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid pada konferensi pers.

Sementara itu, pasukan NRFA menolak klaim tersebut. NRFA mengatakan akan melanjutkan pertempuran melawan Taliban dan masih berada di posisi strategis menyerang.

Ketika Taliban berkuasa 1996 hingga 2001, Lembah Panjshir juga tak pernah dikuasai kelompok itu. Kawasan ini menjadi markas anti-Taliban terbesar di Afghanistan di bawah kepemimpinan Ahmad Massoud, anak dari Ahmad Shah Massoud, panglima mujahidin berpengaruh dalam perang melawan Uni Soviet tahun 1980.

Iran sendiri berbatasan 900 kilometer dengan Afghanistan. Negeri itu sudah menjadi rumah bagi 3,5 juta pengungsi Afghanistan dan khawatir akan adanya gelombang baru.(*)

Berita Sebelumnya

Panlel SPAM Batam Belum Terbuka, Komisi III DPRD Kepri Akan Panggil RDP

Berita Selanjutnya

Kompol Reza Morandy Tarigan Jabat Kasat Reskrim Polresta Barelang

Berita Selanjutnya
Kompol Reza Morandy Tarigan Jabat Kasat Reskrim Polresta Barelang

Kompol Reza Morandy Tarigan Jabat Kasat Reskrim Polresta Barelang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com