Pemasok Senjata ke KKB Papua Ditangkap, Raup Untung Rp 1,39 M - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pemasok Senjata ke KKB Papua Ditangkap, Raup Untung Rp 1,39 M

15/Jun/2021 18:55
Pemasok Senjata ke KKB Papua Ditangkap, Raup Untung Rp 1,39 M

Ilustrasi senjata.(F: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Polisi menangkap Ratius Murid alias Neson Murib yang diduga terlibat dalam jaringan pemasok senjata api untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) alias OPM di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

“Yang bersangkutan Neson Murib diduga jaringan penjual senjata api dan amunisi ke KKTB di Puncak Jaya,” kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudusy kepada wartawan, Selasa (15/06/2021).

Dilansir CNNIndonesia.com, Iqbal mengatakan pihaknya menduga Neson telah melakukan sejumlah transaksi senjata api dan meraup keuntungan hingga miliaran rupiah. Total yang dikirim dan diterima Nelson mencapai Rp 1,39 miliar.

Menurutnya, Neson ditangkap di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Nelson hendak pergi ke Kabupaten Timika. Ia membawa uang tunai sebesar Rp 370 juta

Iqbal menduga uang tersebut untuk membeli senjata api. Pihaknya akan mengusut jaringan penjual senjata api dan amunisi ke kelompok yang dicap teroris oleh pemerintah.

“Tim masih akan menggali informasi sumber dana, serta aktivitas pengiriman uang untuk membeli senjata dan amunisi dari terduga Neson Murib,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan persoalan yang selama ini terjadi di Papua dan Papua Barat tak bisa diselesaikan hanya dengan senjata dan letusan perang.

Hal ini kata dia sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan pendekatan kesejahteraan sebagai modal utama penyelesaian konflik di Papua.

“Prinsipnya sesuai arahan presiden, menyelesaikan persoalan di Papua jangan dengan senjata dan letusan, tapi dengan dialog demi kesejahteraan,” kata Mahfud dikutip dari akun YouTube resmi Polhukam RI, Selasa (15/06).(*)

Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar Apresiasi TMMD

Berita Selanjutnya

76 Tahun Indonesia Merdeka, 70 Persen Warga Kepri Tervaksinasi

Berita Selanjutnya
76 Tahun Indonesia Merdeka, 70 Persen Warga Kepri Tervaksinasi

76 Tahun Indonesia Merdeka, 70 Persen Warga Kepri Tervaksinasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com