Pemerintah: Isu Efikasi Vaksin, Herd Immunity Sulit Dicapai - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pemerintah: Isu Efikasi Vaksin, Herd Immunity Sulit Dicapai

03/Agu/2021 07:41
Mengenal KIPI Vaksin Sinovac, Kejadian Medis yang Terjadi Usai Divaksin

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (F: Grandyos Zafna)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Pandjaitan mengakui kekebalan kelompok atau herd immunity sukar tercapai karena tak ada vaksin Covid-19 dengan efikasi 100 persen.

Dilansir CNNIndonesia.com, sebelumnya Presiden Jokowi menargetkan kekebalan kelompok bisa tercapai di Jawa-Bali pada Agustus.

Luhut menyebut, melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (02/08/2021), angka reproduksi Virus Corona saat ini 1,2 hingga 1,5. Agar Covid-19 terkendali, ia menyatakan angka reproduksi mesti turun sampai 1,0. Caranya, tidak bisa sekadar mengandalkan vaksinasi.

“Apa itu formulanya? Adalah coverage dari vaksinasi tinggi, 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), dan 3T (tes, telusur, tindak lanju),” kata dia, yang juga menjabat Menko Maritim dan Investasi, dikutip dari detik.com.

“Dan ini semua kami persiapkan untuk menahan endemik ini, karena herd immunity ini sulit dicapai karena efikasi pada setiap vaksin itu tidak ada yang 100 persen,” lanjut Luhut.

Sejauh ini, pihaknya berharap vaksinasi di RI per Agustus bisa menjangkau 70 juta warga.

“Mengenai vaksinasi, kita bulan ini berharap bisa 60 sampai 70 juta kita akan vaksin Agustus. Kita berharap September juga demikian. Pembukaan aktivitas ekonomi akan tergantung vaksinasi serta implementasi 3T dan 3M,” tutur dia.

Pada 17 Juli, Jokowi menyampaikan target herd immunity di Jawa Bali terwujud pada Agustus dengan menggencarkan vaksinasi.

“Jawa segera masuk ke herd immunity kita harapkan di bulan Agustus akhir, atau paling lambat pertengahan September,” kata Presiden Jokowi dalam pengantar rapat terbatas evaluasi PPKM Darurat, disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/07) bulan lalu.

Diketahui, efikasi atau tingkat efektivitas vaksin dalam menangkal Covid-19 bervariasi. Sinovac, misalnya, memiliki angka 65,3 persen. Studi China bahkan menyebut efikasinya turun setelah 6 bulan.

Sementara, Pfizer, yang efikasinya di atas 95 persen, pun diklaim menurun kemampuannya saat berhadapan dengan varian Delta.(*)

Berita Sebelumnya

Istri Siri Mengaku Janda, Beginilah Jadinya Ketika Menikah Lagi

Berita Selanjutnya

Kepala RSKI Galang: Tidak Semua Jumlah Pasien Covid-19 Masuk ke Database Daerah Karena Ada PMI Juga

Berita Selanjutnya
Kepala RSKI Galang: Tidak Semua Jumlah Pasien Covid-19 Masuk ke Database Daerah Karena Ada PMI Juga

Kepala RSKI Galang: Tidak Semua Jumlah Pasien Covid-19 Masuk ke Database Daerah Karena Ada PMI Juga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com