Pemerintah Pertimbangkan Ubah Status Pandemi Covid-19 Menjadi Endemi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pemerintah Pertimbangkan Ubah Status Pandemi Covid-19 Menjadi Endemi

by BATAM NOW
28/Feb/2022 06:44
Menkes: Butuh 3,5 Tahun untuk Vaksinasi Covid-19 Semua Warga

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (F: Biro Setpres/ Rusman)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemerintah telah mempertimbangkan untuk mengubah status pandemi Covid-19 menjadi endemi.

Dilanair Tempo, Menkes mengaku sudah mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan para Menko.

“Khususnya mengenai strategi dari pandemi menjadi endemi, kita sudah siapkan protokolnya,” ujar Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual pada Minggu (27/02/2022).

Dia menerangkan bahwa Presiden Jokowi meminta agar keputusan untuk wacana tersebut dipertimbangkan dengan hati-hati. Dan harus melihat dari berbagai sisi yakni sains, kesehatan, sosial, budaya dan ekonomi.

“Jadi tidak hanya kesehatan atau sains saja yang digunakan. Itu yang terjadi di negara lain,” katanya.

Arahan Presiden Jokowi agar semuanya dibuat seimbang jangan terlampau banyak menggunakan murni, misalnya pertimbangan sosial, politik atau yang lainnya. “Sehingga pengambilan keputusan di Indonesia akan jauh lebih baik,” tutur Budi.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan transisi dari pandemi Covid-19 perlu dilakukan secara bertahap hingga menjadi endemi. Dia meminta agar perlunya disiapkan peta jalan untuk normalisasi aktivitas masyarakat melalui kebijakan pengendalian virus dengan target agar tingkat hospitalisasi dan kematian tetap pada level yang rendah.

Baca Juga:  Anggota DPRD Utusan Sarumaha: Tak Ada Progres Serius dari Pengelola SPAM Batam

Untuk langkah awal, Luhut berujar, pemerintah telah melakukan berbagai hal, di antaranya peningkatan cakupan vaksinasi dosis kedua dan booster. Selain itu juga peningkatan kapasitas active surveilans, termasuk testing dan tracing, jaminan agar fasilitas respons kesehatannya lebih baik.

“Semua kebijakan dalam proses transisi yang akan kita lakukan bersama tentunya tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Dan hanya mengikuti tren yang ada, karena mencapai situasi mendekati normal memerlukan cara pandang hidup dan kondisi yang baru,” kata Luhut.

Hal itu, dia melanjutkan, tentu perlu disiapkan oleh pemerintah dan masyarakat. “Semua upaya ini juga perlu disertai dengan edukasi mumpuni agar hidup berdampingan bersama Covid-19 nantinya bukan hanya slogan saja.” (*)

Berita Sebelumnya

Pemerintah Memperpanjang PPKM Luar Jawa Bali 1-14 Maret

Berita Selanjutnya

Karantina PPLN 3 Hari Berlaku Besok, Ini yang Wajib Kamu Tahu

Berita Selanjutnya
Masih Banyak PMI dari Malaysia Masuk Batam Setiap Hari, Bagaimana Karantinanya?

Karantina PPLN 3 Hari Berlaku Besok, Ini yang Wajib Kamu Tahu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com