Perbaikan Lampu Jalan Rusak di Batam, "Antara Jawa dan Cilegon" - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Perbaikan Lampu Jalan Rusak di Batam, “Antara Jawa dan Cilegon”

by BATAM NOW
12/Sep/2025 11:25
APBD Kota Batam di 2026 “Menyala” Rp 4,7 Triliun, Lampu Jalan Banyak Padam

Gelap gulita di jalan Kota Batam karena penerangan jalan umum (PJU) tidak berfungsi. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Di balik deru pembangunan dan ekspansi jalan baru, Kota Batam menyimpan sisi yang meredup.

Sebanyak 2.000 titik dari total 16.628 lampu penerangan jalan umum (PJU) dilaporkan tidak berfungsi dalam beberapa waktu terakhir.

Bohlam padam, korsleting, hingga pencurian kabel menjadi penyebab utama gelapnya beberapa ruas jalan utama di kota ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, membenarkan kondisi tersebut.

Dalam keterangannya, Kamis kemaren ke media ini, ia menyebut seluruh lampu penerangan jalan di wilayah Kota Batam berada dalam pengelolaan Dinas Bina Marga Pemko Batam.

“Sekitar 2.000 titik kemarin sudah ditangani. Masalahnya bermacam-macam, mulai dari pencurian kabel, panel rusak, korsleting, hingga komponen yang harus diganti,” ujarnya melalui sambungan telepon menjawab wartawan media ini.

Meski begitu, katanya, hingga kini masih ada sekitar 500 titik lampu jalan yang belum pulih.

Perbaikannya tertunda karena masalah teknis, terutama keterbatasan ketersediaan panel, yang sebagian besar harus dipesan dari Jawa dan Cilegon, Banten.

Wilayah Terdampak

Beberapa wilayah yang terdampak lampu jalan padam antara lain:

  • Marina, Kecamatan Sekupang
  • Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa
  • Kampung Seraya, Kecamatan Batu Ampar
  • Sekitaran Kecamatan Batuaji dan Sagulung.

“Untuk 500 titik yang tersisa, sudah didiagnosa dan sedang menunggu panel pengganti. Permasalahan ini memang tidak bisa langsung ditangani karena keterbatasan suku cadang,” jelas Rudi.

Sumber Terang dari Pajak Rakyat

Ironisnya, di balik masalah teknis dan pencurian, sektor penerangan jalan justru menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar bagi Kota Batam.

Data diperoleh media ini dari laporan keuangan Pemko Batam hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pada tahun 2023, Pemko Batam menerima Rp 275 miliar dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ).

Kemudian tahun 2024, naik menjadi Rp 300 miliar, belum tahun sebelumya.

Pajak ini diperoleh dari pembayaran rekening listrik masyarakat yang disalurkan melalui PLN Batam.

Namun, persoalan muncul ketika alat-alat vital seperti panel harus “diimpor” dari luar Batam.

“Jenis panel yang dibutuhkan ini tidak tersedia di Batam. Pemesanan harus ke Jawa atau ke Cilegon, dan itu membutuhkan waktu,” kata Rudi.

Proyek Baru dan Tindak Hukum

Di sisi lain, Rudi juga menjawab mengapa lampu jalan di beberapa bundaran yang megah batu dibangun masih belum memiliki fasilitas penerangan jalan alias masih gelap.

Pemko Batam, katanya kini juga tengah membangun 113 tiang PJU baru di sepanjang jalan menuju Bandara Hang Nadim, khususnya di kawasan bundaran Punggur, menyusul proyek pelebaran jalan di area tersebut.

“Pemasangan fondasi sudah dilakukan. Ini bagian dari pembangunan baru, karena tiang lama terkena dampak pelebaran,” ungkap Rudi.

Terkait aksi pencurian kabel dan panel, Rudi menyebut bahwa laporan sudah disampaikan ke pihak kepolisian.

Beberapa pelaku pun telah ditindak secara hukum.

Ketua DPP Kepri LI-Tipikor dan Hukum Kinerja Aparatur Negara, Panahatan SH, mendorong Pemko Batam dalam pelayanan lampu jalan yang amat penting ini, khususnya di malam hari.

Ia sampaikan bahwa lampu-lampu kota yang padam bukan sekadar perkara teknis.

Ia amat ironis, betapa ketergantungan pada pasokan luar daerah—terutama dari Jawa dan Cilegon—masih membatasi kecepatan perbaikan infrastruktur dasar di Batam.

“Di kota terus membangun, terang masih tertunda di sebagian jalan, namun upaya perbaikan harus menanti pengiriman komponen yang jauh dari tanah seberang,” kritiknya sedikit puitis. (A/Red)

Berita Sebelumnya

PLN Batam Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan Kunjungan dan Apresiasi Pelanggan

Berita Selanjutnya

Gaji dan Tunjangan 9.369 ASN di Pemko Batam Habiskan Rp 1,5 T: 85 Persen dari Total PAD

Berita Selanjutnya

Gaji dan Tunjangan 9.369 ASN di Pemko Batam Habiskan Rp 1,5 T: 85 Persen dari Total PAD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com