BatamNow – Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepri Bahtiar Baharuddin menegur peserta Rapat Kerja (Raker) Kadin Batam, terkait protokol kesehatan.
Dia menyayangkan undangan yang dihadirinya di Hotel Radisson Batam karena pertemuan itu tak mematuhi protokol kesehatan di masa Covid-19 ini.
Hal itu diungkapkannya pada saat jadi pembicara dalam acara raker yang bertema Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Batam.
“Saya anggap ruangan ini tidak mematuhi protokol kesehatan karena peserta tidak jaga jarak,” ungkapnya.
Dia khawatir dengan tidak adanya jaga jarak pada ruangan tertutup dan ber-AC (Air Conditioner) dapat menimbulkan klaster baru nantinya.
“Saya minta Kepala Dinas Kesehatan agar melakukan pengecekkan kepada semua orang yang berada di ruangan ini,” ucap Bahtiar.
Bahtiar menegaskan mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
“Itu komitmen saya untuk menekan penyebaran pandemi covid-19 di Kepulauan Riau. Kita akan menggelar Aksi Pembagian Masker yang akan dibagi-bagikan kepada masyarakat, Sabtu (10/10),” tambahnya.
“Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya penggunaan masker sehingga menjadi kebiasaan bahkan kebutuhan kita ditengah pandemi saat ini.”
Raker Kadin Batam tersebut dihadiri berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), dunia usaha dan asosiasi sektoral .
Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, melalui video conference mengatakan, Pemko Batam telah berperan aktif dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, di antaranya Sosialisasi Program 3M, penyediaan Fasilitas Kesehatan dan RS Rujukan, serta penegakan disiplin melalui Operasi Yustisi.
“Kami mengapresiasi beberapa program sudah berjalan bagus, sosialisasi, peningkatan fasilitas kesehatan termasuk peningkatan disiplin protokol kesehatan,” ujar Susiwijono yang juga sebagai Sekretaris Komite Kebijakan Penanganan Covid-19.
Dengan keberhasilan Batam menangani Covid-19 ini, tentu diharapkan juga mampu memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi tersebut. Ia mengungkapkan, dengan program yang ada dan penerapan New Normal diharapkan aktivitas ekonomi juga meningkat.
Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk, mengatakan, pelaksanakan raker ini untuk mencari solusi serta formula untuk pemulihan perekonomian di tengah Covid-19.
Jadi menambahkan, pembahasan rapat kerja ini ada beberapa aspek penting yang dibahas. Antara lain, kesiapan layanan rumah sakit dalam penanganan pandemi Covid-19, pelayanan perizinan dunia usaha, ketersediaan lapangan kerja, lancarnya lalu lintas barang, dan menjaga daya beli konsumsi masyarakat, serta upaya dan usaha dalam rangka pemulihan sektor-sektor dunia usaha.
“Raker ini juga menindaklanjuti hasil rapat pleno Kadin Kota Batam tanggal 28 September 2020, yang dihadiri Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum. Agendanya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Batam,” jelasnya. (*)

