Polemik Pengelolaan Parkir di Batam, Rikson Tampubolon: Transparansi dan Akuntabilitas Harus Dikedepankan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Polemik Pengelolaan Parkir di Batam, Rikson Tampubolon: Transparansi dan Akuntabilitas Harus Dikedepankan

17/Apr/2024 15:59
Tarif Parkir Berlangganan di Medan Lebih Murah Dibanding Batam

Direktur Eksekutif Batam Labour and Public Policies, Rikson Tampubolon. (F: Rikson untuk BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Persoalan parkir di Kota Batam masih terus menjadi polemik utama masyarakat, terutama setelah penerapan kebijakan kenaikan tarif yang dinilai kurang tepat utamanya dalam hal transparansi dan akuntabilitas serta tidak berpihak kepada masyarakat.

Dalam menghadapi permasalahan parkir yang semakin kompleks di Kota Batam, Rikson Tampubolon Direktur Eksekutif Batam Labour and Public Policies menyoroti kenaikan tarif tersebut.

“Kenaikan parkir di Kota Batam ini, jelas nantinya memperbesar pemasukan penyedia atau pengelola parkir, juga memperbesar penerimaan Pemko atau BP. Lantas masyarakat dapat apa?” kata Rikson Tampubolon, kepada BatamNow.com, Rabu (17/04/2024).

Menurutnya hal ini yang perlu dikomunikasikan pemerintah kita baik BP Batam juga agar masyarakat jangan hidupnya terus dipersulit.

“Transparasi dan akuntabilitas pengelolaan parkir kita harus dikedepankan. Pemerintah harus proaktif menjelaskan ini kepada masyarakat,” jelas Rikson.

Menurutnya, masyarakat agak pesimis juga kepada anggota DPRD Kota Batam, sebab tidak ada penjelasan yang konkret dan komprehensif. Sampai-sampai ada anggota dewan yang mengajak untuk menolak kebijakan kenaikan parkir ini.

“Nah kita masyarakat biasa kan jadi bingung melihat bagaimana pengelolaan daerah kita ini kok seperti dibuat serampangan dan semau gue? Saya pikir sekali lagi, kita menunggu kebijakan pro-aktif Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam yang juga menaikkan tarif parkir di sejumlah tempat agar mikir dua kali,” ujar Rikson.

“Apalagi nyata-nyata ini langsung membuat hidup masyarakat menjadi semakin sulit. Saya kira patut dicontoh kebijakan progresif di daerah Kota Medan yang menjadi tetangga kita,” jelasnya.

Saat ini Kota Medan menggratiskan biaya parkir kecuali lokasi yang sudah menerapkan sistem digitalisasi (e-parkir).

Kebijakan di Medan ini memberikan kepastian atas retribusi yang dipungut dari masyarakat dan mengurangi potensi kebocoran penerimaan daerah serta, mencegah pungutan liar.

“Nah, sebelum road map manajemen parkir Kota Batam dibuat jelas, harusnya pemerintah Kota Batam jangan menaikkan tarif parkir. Sensitiflah dengan permasalahan ekonomi masyrakat sekarang ini,” pesan Rikson. (Aman)

Berita Sebelumnya

Kasus Narkoba, Eks Kabid TIK Polda Kepri Kombes Agus Fajar Sutirsno Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Berita Selanjutnya

Pembiayaan Gadai Emas Lebih Murah di BRK Syariah, Ujrahnya Hanya Rp 6.000 per Gram

Berita Selanjutnya
Pembiayaan Gadai Emas Lebih Murah di BRK Syariah, Ujrahnya Hanya Rp 6.000 per Gram

Pembiayaan Gadai Emas Lebih Murah di BRK Syariah, Ujrahnya Hanya Rp 6.000 per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com