BatamNow.com – Persoalan parkir di Kota Batam masih terus menjadi polemik utama masyarakat, terutama setelah penerapan kebijakan kenaikan tarif yang dinilai kurang tepat utamanya dalam hal transparansi dan akuntabilitas serta tidak berpihak kepada masyarakat.
Dalam menghadapi permasalahan parkir yang semakin kompleks di Kota Batam, Rikson Tampubolon Direktur Eksekutif Batam Labour and Public Policies menyoroti kenaikan tarif tersebut.
“Kenaikan parkir di Kota Batam ini, jelas nantinya memperbesar pemasukan penyedia atau pengelola parkir, juga memperbesar penerimaan Pemko atau BP. Lantas masyarakat dapat apa?” kata Rikson Tampubolon, kepada BatamNow.com, Rabu (17/04/2024).
Menurutnya hal ini yang perlu dikomunikasikan pemerintah kita baik BP Batam juga agar masyarakat jangan hidupnya terus dipersulit.
“Transparasi dan akuntabilitas pengelolaan parkir kita harus dikedepankan. Pemerintah harus proaktif menjelaskan ini kepada masyarakat,” jelas Rikson.
Menurutnya, masyarakat agak pesimis juga kepada anggota DPRD Kota Batam, sebab tidak ada penjelasan yang konkret dan komprehensif. Sampai-sampai ada anggota dewan yang mengajak untuk menolak kebijakan kenaikan parkir ini.
“Nah kita masyarakat biasa kan jadi bingung melihat bagaimana pengelolaan daerah kita ini kok seperti dibuat serampangan dan semau gue? Saya pikir sekali lagi, kita menunggu kebijakan pro-aktif Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam yang juga menaikkan tarif parkir di sejumlah tempat agar mikir dua kali,” ujar Rikson.
“Apalagi nyata-nyata ini langsung membuat hidup masyarakat menjadi semakin sulit. Saya kira patut dicontoh kebijakan progresif di daerah Kota Medan yang menjadi tetangga kita,” jelasnya.
Saat ini Kota Medan menggratiskan biaya parkir kecuali lokasi yang sudah menerapkan sistem digitalisasi (e-parkir).
Kebijakan di Medan ini memberikan kepastian atas retribusi yang dipungut dari masyarakat dan mengurangi potensi kebocoran penerimaan daerah serta, mencegah pungutan liar.
“Nah, sebelum road map manajemen parkir Kota Batam dibuat jelas, harusnya pemerintah Kota Batam jangan menaikkan tarif parkir. Sensitiflah dengan permasalahan ekonomi masyrakat sekarang ini,” pesan Rikson. (Aman)

