Prakualifikasi Lelang SPAM Tetiba Dinyatakan Gagal, Ketua LAI-BPAN Kepri: Panitia Sangat Layak Ditinjau - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Prakualifikasi Lelang SPAM Tetiba Dinyatakan Gagal, Ketua LAI-BPAN Kepri: Panitia Sangat Layak Ditinjau

by BATAM NOW
30/Agu/2021 13:51
Prakualifikasi Lelang SPAM Tetiba Dinyatakan Gagal, Ketua LAI-BPAN Kepri: Panitia Sangat Layak Ditinjau

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia - Badan Penelitian Aset Negara (LAI-BPAN) DPD Kepri Awaluddin. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Keputusan Panitia Lelang Kerja Sama Operasi dan Pemeliharaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam yang menyatakan gagalnya proses prakualifikasi menjadi sorotan publik belakangan ini.

Salah satunya datang dari Ketua Lembaga Aliansi Indonesia – Badan Penelitian Aset Negara (LAI-BPAN) DPD Kepri Awaluddin. Dihubungi BatamNow.com, Senin (30/08/2021), ia mengatakan bahwa Panitia Lelang SPAM itu perlu ditinjau.

“Sangat layak ditinjau. Ada apa kok tarik ulur seperti ini,” ujarnya.

Menurutnya, manuver-manuver yang dilakukan oleh Panitia Lelang seperti itu akan berdampak ke masyarakat yang adalah konsumen air minum di Batam. “Masyarakat jangan jadi korban,” tegasnya.

Sebelumnya, Kamis (12/08), Panitia Lelang SPAM Batam mengumumkan hasil prakualifikasi di hulu dan hilir. Ada 3 peserta yang masuk daftar pendek (short list) antara lain:

  1. Konsorsium PT Krakatau Tirta Industri – Perum Jasa Tirta II – PT Adaro Tirta Mandiri – PT Strivechem Indonesia;
  2. PT PAM Lyonaisse Jaya; dan
  3. Konsorsium PT Moya Indonesia – PT PP (Persero) Tbk.

Dua peserta yang terdepak pun melayangkan sanggahan ke Panitia Lelang. Keduanya adalah PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang tidak lolos di Lelang SPAM Hulu dan Hilir sedangkan konsorsium PT Tritech Batam International – PT Traya Tirta Makasar – PT Enersteel tidak lolos di hilir.

Tetiba pada Kamis (26/08) malam, Panitia Lelang mengumumkan bahwa Prakualifikasi Lelang Kerja Sama Operasi dan Pemeliharaan SPAM Hulu dan Hilir Batam dinyatakan Gagal.

Hingga hari ini, Senin (30/08), belum ada publikasi dari Panitia Lelang alasan dihentikannya prakualifikasi Lelang SPAM Hulu dan Hilir itu.

Penghentian prakualifikasi Lelang SPAM ini, kata Awaluddin, apakah karena sanggahan yang dilayangkan oleh peserta yang terdepak sebelumnya juga harus dijelaskan. Jika memang karena itu.

“Jadi ini nanti jangan menjadi kamuflase mereka. Kita harus tahu dan mereka harus menjelaskan,” Awaluddin menekankan.

“Apakah mereka melakukannya secara profesional atau ada kepentingan di sini,” lanjutnya.

Ia berharap siapa pun yang menjadi pengelola SPAM Batam yang terpilih nanti harus benar-benar profesional.

“Tidak lagi mengatasnamakan masyarakat yang menjadi topeng suatu kamuflase untuk kepentingan pundi-pundi bisnis mereka saja,” pungkasnya.(LL)

Berita Sebelumnya

Terendah Lagi dalam 3 Bulan, Hari Ini Ada 14 Kasus Baru Covid-19

Berita Selanjutnya

Pembelajaran Tatap Muka di Batam Masih Menunggu Vaksinasi Pelajar Mencapai Target

Berita Selanjutnya
IDI: Sebelum Buka, Sekolah Harus Punya Alat Sterilisasi Corona di Udara

Pembelajaran Tatap Muka di Batam Masih Menunggu Vaksinasi Pelajar Mencapai Target

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com