BatamNow.com – Galian drainase di Kavling Patam Indah Blok A, Sekupang berpotensi mengancam keselamatan warga setempat.
Pasalnya, galian drainase yang dikerjakan 10 Maret 2021 itu, kini menganga dimana sebelumnya tertutup.
Drainase itu digali oleh kontraktor lalu tidak diteruskan pengerjaannya dan sudah empat hari dibiarkan terbengkalai.
Dengan kondisi menganga dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan warga setempat, terutama bagi anak-anak.
Anto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengatakan kepada BatamNow.com bahwa pekerjaan drainase itu belum dapat diteruskan karena material yang akan dipasang belum tersedia.
Tapi dia memastikan material tersebut akan didatangkan dua hari lagi.
“Dua hari lagi materialnya sudah datang,” kata Anto, Selasa (14/04/2021).
Sementara Nova, pimpinan CV Tiga Putri pelaksana proyek mengatakan hal yang sama yaitu sedang menunggu material longkang.
Pihaknya berjanji akan segera menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Seorang ibu rumah tangga enggan menyebut namanya mengaku khawatir akan keselamatan pada kedua anaknya yang aktif bermain di lokasi sekitar galian, jika drainase di depan rumahnya tidak segera diselesaikan atau ditutup.
Karena bekas galian itu sudah empat hari dibiarkan menganga dan material galian menutupi sebagian besar akses jalan ke rumah mereka.
“Mestinya setelah digali, materialnya sudah tersedia lalu bisa langsung dipasang,” ucapnya.

Ketua RT 07/RW 01 Kavling Patam Indah, Hakim mengaku sudah menyampaikan hal itu sebelumnya kepada PPK untuk diselesaikan lebih cepat agar tidak terlalu lama mengganggu aktivitas warga.
Proyek drainase sepanjang 300 meter tersebut adalah alokasi dari anggaran Dana Aspirasi Dewan dari DPRD Kota Batam.(Panahatan)

