BatamNow.com – Ramai info vaksinasi mandiri (berbayar) booster atau dosis ke-3 non pemerintah di Kota Batam.
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kepri Mohammad Bisri mengakui vaksinasi swasta itu.
“Ada, di Batam ada. Tapi bukan Moderna, dia Sinopharm. Dia beli, jadi masyarakat silakan saja karna itu kan swasta,” katanya menjawab BatamNow.com, Selasa (14/09/2021).
Lalu dari mana sumber pasokan vaksin itu dan regulasi yang mengaturnya?
“Kalau soal regulasi saya kurang anu ya… Yang jelas kita program vaksinasi dosis 1 dan 2 untuk masyarakat umum dari pemerintah. Kalau yang diatur pemerintah kan yang gratis ini,” ujar Bisri.
Dia tegaskan bahwa prioritas pemberian booster vaksin Covid-19 versi pemerintah masih hanya untuk tenaga kesehatan (nakes) saja.
Disampaikan Bisri, penyuntikan vaksin dosis ketiga itu juga belum diplot untuk Gugus Tugas Covid-19 maupun masyarakat umum.
“Untuk tenaga medis saja, saya saja belum karena saya pikir sudah cukup buat saya,” ujar Bisri.
Bisri jelaskan, jenis vaksin yang digunakan untuk booster pada nakes adalah Moderna. “Capaian untuk tenaga media masih kira-kira sudah 70 persen,” ucapnya.
Sedangkan vaksin Moderna ini juga boleh diberikan ke masyarakat umum, namun untuk dosis pertama bukan sebagai booster.
“Masyarakat boleh, tapi harus dosis kesatu. Kalau ada masyarakat yang mau divaksin Moderna misalnya untuk 1.000 orang, akan saya kasih,” kata Bisri.
Dia menegaskan, pemberian vaksin dosis pertama dan kedua untuk masyarakat umum serta ketiga yang khusus untuk nakes itu tidak dipungut biaya alias gratis.
Ia tekankan, kalaupun masyarakat ingin mendapatkan booster vaksin Covid-19 secara mandiri maka harus diawasi dokter.
“Cuman harus ada pengawasan dokter, ada jaraknya. Nggak boleh sembarangan juga,” lanjutnya.
Sementara beberapa sumber media ini mengungkapkan banyak masyarakat umum tertentu yang divaksin booster berbayar itu.
Sumber itu enggan mengungkapkan di mana dan pihak medis swasta mana saja yang melakukan vansinasi berbayar itu.
Meski begitu, Bisri telah membenarkan adanya vaksinasi ketiga (booster) dari swasta yang berbayar itu.
Lain lagi Manajer Bisnis Kimia Farma Batam Anton Dewa. Dia katakan booster vaksin Covid-19 yang digunakan masih hanya menggunakan jenis Moderna.
Sementara vaksin Sinopharm, menurutnya hanya digunakan untuk vaksinasi gotong royong oleh perusahaan khusus dosis pertama dan kedua saja, bukan booster.
“Sinopharm itu bukan booster lho, itu untuk vaksinasi gotong royong,” ujar Anton ke BatamNow.com, Selasa (14/09).
“Dia belum boleh untuk booster, kalau booster saat ini cuman Moderna,” lanjutnya.
Anton katakan, booster itu pun masih hanya untuk tenaga kesehatan saja.
“Selain tenaga kesehatan, masih menunggu. Belum boleh,” pungkasnya.(LL)

