Sasar Investor Jepang dan Amerika Ikut BBK Murah, Ketua Kadin Kepri: Pembangunan Infrastruktur Tak Cukup, Harus Jemput Bola - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Sasar Investor Jepang dan Amerika Ikut BBK Murah, Ketua Kadin Kepri: Pembangunan Infrastruktur Tak Cukup, Harus Jemput Bola

by BATAM NOW
15/Jul/2022 06:55
Kadin Kepri Surati Presiden Jokowi, Minta Solusi Tingginya Biaya Logistik dan Langkanya Kontainer untuk Ekspor

Kadin Kepri. (F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan mempromosikan program investasi Batam, Bintan dan Karimun (BBK) Murah ke Jepang dan Amerika dalam waktu dekat.

Untuk itu, Ketua Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan mengunjungi gubernur serta kepala daerah di Batam, Bintan dan Karimun.

“Insya Allah bulan 8 [Agustus] ini kita persiapkan surat menyuratnya. Supaya jangan sampai kita datang ke sana para bupati, wali kota dan gubernur tak ada di tempat,” kata Ma’ruf ke BatamNow.com, Kamis (14/07/2022) malam.

Ma’ruf berharap para kepala daerah menyambut baik niat Kadin Kepri yng hendak mempromosikan program investasi BBK Murah ke Jepang dan Amerika.

“Karena ini menyangkut bagaimana mengembalikan kejayaan Kepri dan kita berharap provinsi Kepri Batam, Bintan dan Karimun menjadi tujuan investasi murah,” terangnya.

Menurut Ma’ruf, untuk menggaet invetasi harus dilakukan secara pro aktif, tak cukup hanya menunggu.

“Saya melihat pemimpin ada yang asyik hanya membelanjakan uangnya untuk pembangunan infrastruktur, investasi sampai saat ini hanya menunggu sifatnya. Nah sekarang ini harus menjemput bola,” jelas Ma’ruf.

Baca Juga:  Antara BP dengan Pemko, Izin Berusaha Holywings Batam Kewenangan Siapa?

Untuk total investasi yang ditargetkan masuk melalui program BBK Murah, lanjutnya, Kadin Kepri tak memberikan batasan minimal maupun kuantitas investor.

“Kalau target ya sebesar-besarnya, semakin banyak investasi yang masuk walaupun kecil-kecil tapi jumlahnya banyak itulah yang kita targetkan,” ujar Ma’ruf.

Dia karakan sudah ada beberapa investasi masuk ke Kepri melalui program BBK Murah sehingga ia optimis jumlahnya akan bertambah lagi.

“Kadin Provinsi Kepri telah berhasil menarik beberapa investasi, sekarang lagi tahap pembangunan. Kita tidak mau terlalu ekspos atau terlalu sombong dengan investasi yang masuk. Tetapi nanti ada peresmian berapa industri yang akan diresmikan Menko Perekonomian dalam rangka BBK murah,” ungkapnya.

Ia berharap investasi yang masuk melalui program BBK Murah akan berkontribusi mengkerek pertumbuhan ekonomi di Kepri. “Yang kita idam-idamkan selama ini Kepri, Batam, Bintan dan Karimun supaya bisa menyalip pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Ma’ruf.

Diberitakan, lewat program BBK Murah, Kadin Kepri memudahkan para investor dalam berinvestasi yakni menggratiskan sewa lahan 5 tahun hingga menanggung pengurusan perizinan seperti AMDAL, Andalalin, UKL-UPL, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), serta izin lainnya yang diperlukan. (LL)

Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar Minta MUI Terus Bimbing Mualaf di Kepri

Berita Selanjutnya

Hidupkan Sekring Listrik di Desa Bayat, Bukti Gubernur Ansar untuk ‘Kepri Terang’

Berita Selanjutnya
Hidupkan Sekring Listrik di Desa Bayat, Bukti Gubernur Ansar untuk ‘Kepri Terang’

Hidupkan Sekring Listrik di Desa Bayat, Bukti Gubernur Ansar untuk 'Kepri Terang'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com