Saudi Ubah UU Bendera Nasional Bertuliskan Syahadat, Kenapa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Saudi Ubah UU Bendera Nasional Bertuliskan Syahadat, Kenapa?

03/Feb/2022 09:54
Saudi Ubah UU Bendera Nasional Bertuliskan Syahadat, Kenapa?

Arab Saudi. (F: AP/ Cliff Owen)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Arab Saudi tengah melakukan sejumlah amademen UU untuk mengatur lagu kebangsaan dan benderanya yang bertuliskan syahadat. Dewan Syura bahkan sudah sepakat untuk melakukan hal tersebut, sejak Senin (30/01/2022) lalu.

Mengutip ABC News, Saudi Press Agency (SPA) menyebut amandemen perlu untuk mengatur bendera, slogan, hingga lagu kebangsaan negara. Ini akan lebih mendifinisikan jelas bagaimana lambang-lambang negara itu seharusnya ditempatkan termasuk meningkatkan kesadaran publik soal pentingnya hal tersebut.

Ini juga dimaksudkan untuk melindungi lambang negara dari penghinaan hingga pengabaian. Sebelumnya, empat pria Bangladesh ditangkap karena melecehkan bendera Arab Saudi dan membuangnya ke tempat sampah.

“Amandemen tersebut sebelumnya diusulkan oleh anggota dewan Saad al-Otaibi dan dipelajari oleh subkomite sebelum dibahas di antara anggota dewan,” tulis media tersebut, dikutip Kamis (03/02).

Arab Saudi memang masih dipimpin Raja Salman. Namun secara de facto, sang putra mahkota, Mohammed bin Salman sudah menjadi pemilik kuasa negara itu.

Ia melakukan sejumlah reformasi di negara ultrakonservatif tersebut. Ia juga disebut tengah berupaya mendefinisikan kembali identitas Saudi, menggantikan pan-Islamisme dengan identitas budaya nasional yang tidak semata-mata ditentukan oleh agama.

Baca Juga:  Mengapa Harga BBM di Malaysia Sangat Murah?

Salah satu contohnya, dekrit kerajaan yang baru-baru ini dikeluarkan yang menandai 22 Februari sebagai Hari Pendirian Arab Saudi. Hari libur nasional dimaksudkan untuk memperingati upaya abad ke-18 oleh Imam Muhammad bin Saud untuk mendirikan negara Arab Saudi pertama sebelum kehancurannya di tangan Ottoman.

Pekan ini pemerintah juga memerintahkan restoran dan kedai kopi di Arab Saudi untuk mengganti nama “kopi Arab” menjadi “kopi Saudi”. Ini merupakan upaya terbaru untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan identitasnya sebagai seorang “Saudi”.

Tidak dirinci apa yang akan dilakukan dengan bendera Arab Saudi ke depan. Bendera berwarna hijau itu sudah ada sejak 1973.

Bendera itu menampilkan kalligrafi Arab yang berisi kalimat syahadat, yang menandai seseorang memeluk Islam dan menjadi Muslim. Artinya “Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah”. (*)

sumber: CNBC Indonesia
Berita Sebelumnya

Usai Vaksin Booster Tak Boleh Olahraga Berat, Ini Alasan Dokter

Berita Selanjutnya

Kamu Terinfeksi Flu Atau Varian Omicron? Ini Cara Bedakannya

Berita Selanjutnya
Sering Diabaikan, Ini 3 Gejala Utama Anda Terinfeksi Omicron!

Kamu Terinfeksi Flu Atau Varian Omicron? Ini Cara Bedakannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com