Sayangkan UAS Jadi Jurkam, Pengamat Sebut Berpotensi Memecah Belah Ummat - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Sayangkan UAS Jadi Jurkam, Pengamat Sebut Berpotensi Memecah Belah Ummat

26/Nov/2020 10:13
Sayangkan UAS Jadi Jurkam, Pengamat Sebut Berpotensi Memecah Belah Ummat

Ustaz Abdul Somad. (F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Pekanbaru – Pengamat Politik Riau, Tito Handoko S.IP M.Si, menyayangkan turunnya Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak sebagai Juru Kampanye di tiga daerah, yakni Dumai, Rokan Hulu dan Siak.

Dilansir Goriau.com, Tito mengatakan bahwa UAS adalah aset ummat Islam dan seharusnya bisa menjaga persatuan ummat di Riau. Jika UAS memaksakan diri menjadi juru kampanye, maka akan ada kemungkinan perpecahan diantara ummat apalagi Riau sebagai daerah yang mayoritas muslim.

Dosen Fisip Unri ini mengaku heran dengan sikap UAS yang mau turun gunung memenangkan Paslon tertentu, padahal semua Paslon yang maju hari ini masih se-akidah. Lebih baik, UAS menjadi ‘payung’ bagi semua calon.

“Kenapa tidak kampanye untuk semua paslon. UAS ini milik ummat, bukan milik sekelompok orang saja. Kita ingin mengembalikan UAS kepada ummat, bukan kepada kelompok orang untuk kepentingan kontestasi di Pilkada,” ujar Tito kepada GoRiau.com, Rabu (25/11/2020).

Ditambahkan Tito, pengaruh UAS sendiri juga tidak akan maksimal karena pandemi Covid-19 membuat Paslon harus menjalani masa kampanye dengan berbagai keterbatasan, terutama maksimal peserta yang berjumlah 50 orang.

“Tidak juga efektif saya kira, karena dia muncul sudah diakhir-akhir juga ini, kecuali ia muncul dari awal dulu,” jelasnya.

Makanya, Tito sangat berharap UAS bisa kembali ke UAS yang tidak terlibat politik praktis. Karena menang atau kalah, kredibilitas UAS sebagai ulama kondang level nasional akan berkurang.

“Daya tarik UAS akan menjadi persoalan nanti kalau misalnya calon yang didukung kalah, bisa saja itu akan menjatuhkan kredibilitas UAS,” tutupnya.(*)

Berita Sebelumnya

BP Batam Digugat ke PTUN. Batalkan Sepihak Alokasi Lahan PT Energi Cipta Dana

Berita Selanjutnya

Jenazah Mr X Dikebumikan Meski 29 Hari Belum Terungkap Identitasnya

Berita Selanjutnya
Hari Kedua, Jasad Laki-laki di TPA Telaga Punggur Masih Misterius

Jenazah Mr X Dikebumikan Meski 29 Hari Belum Terungkap Identitasnya

Comments 2

  1. Syafrial says:
    5 tahun ago

    Sangat setuju dg pendapat bapak..
    Di bukittinggi beliau juga ikut pula dalam pilkada kami badunsanak. Mendukungsalah satu kandidat. Sementara kami sama juga dg oekan baru sama islam sama beradat.. Smg uas paham dg daerah kami

    Balas
  2. Suhu says:
    5 tahun ago

    Di bukittinggi sudah kelihatan akibatnya,terjadi perpecahan dan ujaran ujatan kebencian antar muslim di kota bukittinggi..

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com