BatamNow.com, Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-pelaku usaha konstruksi sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Humas DPN APPEKNAS, Martin Sembiring, Rabu (22/07/2026), APPEKNAS disebut bukan sekadar organisasi pengusaha, melainkan rumah besar yang mempertemukan pelaku usaha, tenaga profesional, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat untuk belajar, bertumbuh, berkolaborasi, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, APPEKNAS dibangun di atas fondasi nilai gotong royong, kekeluargaan, profesionalisme, integritas, dan saling percaya.
Keragaman pengalaman, kompetensi, dan jaringan yang dimiliki anggota menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas.
“Di APPEKNAS, kami tidak hanya berbagi informasi maupun peluang usaha. Kami juga berbagi pengalaman, pengetahuan, dan pembelajaran dari setiap perjalanan yang telah dilalui,” ujar Martin.

Keberhasilan menjadi inspirasi untuk terus maju, sementara tantangan menjadi guru yang membentuk ketangguhan, kebijaksanaan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
Ia menjelaskan, visi Ketua Umum APPEKNAS Fandy Iood menempatkan sinergi sebagai fondasi utama organisasi.
Sinergitas tidak hanya dimaknai sebagai kerja bersama, tetapi juga membangun kepercayaan, mempererat persaudaraan, dan menghidupkan semangat gotong royong dalam setiap aktivitas organisasi.
“Ketika satu anggota bertumbuh, APPEKNAS ikut berkembang. Ketika ada anggota yang menghadapi tantangan, seluruh keluarga besar APPEKNAS hadir memberikan dukungan sesuai kemampuan dan peran masing-masing,” katanya.
APPEKNAS juga menegaskan posisinya sebagai rumah besar konstruksi yang terbuka bagi seluruh pihak yang memiliki semangat berkarya, berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Dari kolaborasi yang terbangun di dalam organisasi tersebut, diharapkan lahir penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan dunia usaha, serta berbagai karya konstruksi yang mampu mendukung kemajuan nasional.
“Kebersamaan di APPEKNAS adalah sebuah pinaringan—anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa—yang patut disyukuri dan dijaga dengan kejujuran, integritas, profesionalisme, serta semangat melayani. Nilai-nilai inilah yang menjadi perekat organisasi sekaligus fondasi dalam membangun ekosistem konstruksi nasional yang sehat, kuat, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Martin menambahkan, keberhasilan APPEKNAS tidak hanya diukur dari jumlah anggota atau besarnya organisasi, tetapi dari lahirnya pelaku usaha konstruksi yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing global.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga jati diri bangsa di tengah pesatnya perubahan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila, budaya gotong royong, dan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ke depan, APPEKNAS berharap dapat terus menjadi motor penggerak inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kemitraan produktif antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat.
Sinergi yang terbangun hari ini akan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya industri konstruksi nasional yang tangguh, modern, dan berkelanjutan.
“Pada akhirnya, membangun Indonesia Emas 2045 bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. APPEKNAS hadir sebagai bagian dari ikhtiar besar tersebut, menjadi rumah konstruksi yang mempersatukan potensi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan karya nyata bagi kemajuan Indonesia,” tutupnya. (*)
