Singapura dan Malaysia Waspadai Buaya Batam, Jumlah Lepas Tak Transparan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Singapura dan Malaysia Waspadai Buaya Batam, Jumlah Lepas Tak Transparan

by BATAM NOW
24/Jan/2025 09:14
Singapura dan Malaysia Waspadai Buaya Batam, Jumlah Lepas Tak Transparan

Penampakan buaya-buaya yang dievakuasi oleh Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Evakuasi Buaya setelah lepas dari penangkaran Pulau Bulan, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau. (F: Dok. Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Evakuasi Buaya Pulau Bulan)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Singapura dan Malaysia kini mewaspadai kemungkinan buaya dari Batam menyebrang hingga ke sana, setelah penangkaran di Pulau Bulan, wilayah Kota Batam, jebol pada 13 Januari 2024.

Pemerintah dua negara itu sampai membuat pengumuman ke warganya untuk melaporkan segera ke pemerintah setempat jika menemukan buaya di lingkungannya yang kemungkinan berkeliaran dari Pulau Bulan.

Sampai Dewan Taman Nasional Singapura pun menegaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi dan menyarankan masyarakat untuk melaporkan setiap temuan buaya di 1800 476 1600, mengutip Channel News Asia (CNA), Kamis (23/01/2025).

Pulau Bulan berjarak sekitar 30 km atau 16,5 mil laut dari Pulau Sentosa di Singapura.

Tak Ada Penjelasan Konkret Jumlah Buaya Lepas

Tanggul penangkaran buaya di Pulau Bulan ambruk pada 13 Januari 2025. Sejumlah buaya dewasa pun kabur lalu berkeliaran ke mana-mana di laut dan pantai Batam.

Bahkan buaya tetiba muncul juga di pantai resort di Kabupaten Bintan pada Rabu (15/01), meski belum dijelaskan apakah itu termasuk yang lepas dari Batam.

Hingga Rabu (22/01),  pihak berwenang telah menangkap 34 buaya. Ke-34 ekor buaya itu ditangkap di perairan Pulau Mangkada dan Seraya, Teluk Sepaku, Sungai Lokan, dan Batu Legong di Batam.

Tim gerak cepat (gercep) dibentuk Kepala BP Batam ex-officio Wali Kota Batam Muhammad Rudi, beberapa hari setelah buaya lepas.

Sebelumnya sejak peristiwa awal, masyarakat pulau-pulau mengklaim menangkap beberapa ekor dari buaya yang lepas.

Apakah jumlah yang diklam petugas yang berwenang adalah bagian yang ditangkap nelayan pulau, belum ada data valid.

Hingga hari ke-10 sejak peristiwa awal, entah mengapa belum ada penjelasan konkret secara transparan dari PT Perkasa Jagat Karunia (PJK) pemilik penangkaran, soal jumlah buaya yang lepas dan berapa sebenarnya total jumlah buaya yang ditangkar.

Menurut Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Anwar Anas, total jumlah yang ditangkar di Pulau Bulan sebanyak 850 ekor dan berada di dua danau kecil penangkaran.

Penjelasan itu didapat BatamNow.com, setelah lintas Komisi 1 dan 2 DPRD Kota Batam, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pulau itu pada Rabu (15/01/2025).

Sementara DPRD Provinsi Kepri sebagai pihak yang berwenang melakukan pengawasan, belum melakukan kunjungan ke sana.

Pemerintah daerah Provinsi Kepri, Batam dan BP Batam dan DPRD Kepri juga tak menjelaskan berapa jumlah buaya yang lepas yang menakutkan bagi masyarakat termasuk dua negeri seberang.

Demikian juga Seksi Konservasi Wilayah II Batam Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau di Kepri, pun belum transparan tentang jumlah buaya yang lepas. Ada apa? (Red)

Berita Sebelumnya

Ketua GMKI Minta BP Batam Segera Prioritaskan Penambahan Alat Cuci Darah di RSBP

Berita Selanjutnya

Cegah Anak Terjerumus Konten Negatif, Kejari Batam Ajak SMSI Kepri Dorong Pemerintah Buat Perda

Berita Selanjutnya
Cegah Anak Terjerumus Konten Negatif, Kejari Batam Ajak SMSI Kepri Dorong Pemerintah Buat Perda

Cegah Anak Terjerumus Konten Negatif, Kejari Batam Ajak SMSI Kepri Dorong Pemerintah Buat Perda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com