Singapura Hadapi Subvarian Omicron Baru XBB, Harian Naik Lagi 9 Ribu Kasus - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Singapura Hadapi Subvarian Omicron Baru XBB, Harian Naik Lagi 9 Ribu Kasus

by BATAM NOW
17/Okt/2022 08:15
Meledak! Kasus Positif Covid Singapura Nyaris 3.000 Sehari

Ilustrasi Singapura. (F: Aristya Rahadian)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Singapura diadang subvarian Omicron baru yakni XBB. Kasus Covid-19 kembali meningkat hingga melampaui 9 ribu kasus per hari.

Dilansir detikcom, sejauh ini tidak ada kematian dan kasus rawat inap yang dilaporkan. Direktur layanan medis Singapura Kenneth Mak menilai meskipun subvarian XBB sangat menular, kemungkinan karakteristik virus kurang ganas dari gelombang virus yang sebelumnya.

“Ini yang kami harapkan,” terangnya.

“Jika kita dapat memiliki varian yang mengungguli semua varian lain tetapi, pada kenyataannya, berkontribusi pada infeksi yang kurang parah, itu akan menjadi beban yang lebih ringan pada sumber daya rumah sakit kita,” demikian sebut Associate Professor Mak.

Subvarian XBB menyumbang 54 persen dari kasus lokal selama seminggu 3-9 Oktober 2022. Ini merupakan peningkatan kasus dari pekan sebelumnya, ketika kasus XBB mencapai 22 persen dari kasus Covid-19 lokal.

Sub-varian XBB sejauh ini telah terdeteksi di negara-negara seperti Australia, Bangladesh, Denmark, India, Jepang dan Amerika Serikat sejak Agustus.

Data dari Depkes menunjukkan dalam dua minggu terakhir, kasus XBB diperkirakan memiliki risiko rawat inap 30 persen lebih rendah dibandingkan dengan kasus varian BA.5 yang dominan sebelumnya, yang diperkirakan mencapai 21 persen dari kasus lokal.

Baca Juga:  Sebut Ada Dirut BUMN Kelola Rp 300 Triliun untuk Persiapkan Capres 2024, Kamaruddin: Hati-hati Memilih!

Meski begitu, Kementerian Kesehatan Singapura akan terus memantau situasi, meskipun jumlah kasus parah terpantau tetap rendah, dengan mayoritas pasien melaporkan gejala ringan seperti sakit sakit tenggorokan, demam ringan, terutama jika mereka telah divaksinasi.

Individu yang divaksinasi mungkin masih bisa terinfeksi dengan jenis XBB, suntikan booster direkomendasikan bagi mereka yang memenuhi syarat. Menkes Singapura Ong Ye Kung memprediksi gelombang baru akibat subvarian Omicron XBB bakal berakhir November. (*)

Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar ke Turki Promosikan Potensi Kepri

Berita Selanjutnya

Daftar Harga Tiket KM Kelud dari Batam ke Belawan, Tanjung Priok, Kijang dan Karimun Per Oktober 2022

Berita Selanjutnya

Daftar Harga Tiket KM Kelud dari Batam ke Belawan, Tanjung Priok, Kijang dan Karimun Per Oktober 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com