Studi: Asupan Serat Tinggi Bisa Turunkan Risiko Depresi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Studi: Asupan Serat Tinggi Bisa Turunkan Risiko Depresi

by BATAM NOW
17/Feb/2021 18:12
Studi: Asupan Serat Tinggi Bisa Turunkan Risiko Depresi

Ilustrasi makanan berserat. (F: honestdocs.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Sudah bukan rahasia lagi, makanan tinggi serat punya banyak manfaat untuk kesehatan. Penelitian terbaru menemukan, diet tinggi serat bahkan dapat menurunkan risiko depresi.

Kendati demikian, penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of the North American Menopause Society tidak dirancang untuk mencari hubungan sebab akibat antara konsumsi serat dengan depresi. Namun, para peneliti membuat spekulasi mengenai dampak positif yang diberikan untuk kesehatan usus.

“Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa asupan serat dapat memodulasi keragaman mikrobiota usus, dan perubahan ini dapat meningkatkan kesehatan otak dengan memengaruhi transmisi saraf,” ujar Profesor Jung-Ha Kim, salah seorang penulis studi, mengutip Everyday Health.

Dilansir CNNIndonesia.com, peneliti menggunakan data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional Korea Selatan pada tahun 2014, 2016, dan 2018.

Studi ini merupakan yang pertama mencari hubungan asupan serat dan kesehatan mental pada wanita pramenopause dan pasca-menopause.

Sebanyak 5.807 wanita dengan rata-rata usia 47 tahun dilibatkan. Dari jumlah itu, sebanyak 2.949 sedang dalam tahap pramenopause sementara 2.858 lainnya dalam tahap pasca-menopause.

Peneliti menghitung asupan serat dengan meminta peserta mengingat daftar makanan yang dikonsumsi selama sehari. Depresi dinilai dengan survei singkat yang biasa digunakan untuk screening depresi.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa asupan serat yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko pelaporan gejala depresi yang lebih rendah. Peneliti juga menyesuaikan data dengan kondisi sosial-psikologis lainnya seperti status perkawinan, pendapatan rumah tangga, tingkat pendidikan, dan lain-lain. Namun, tak ada perbedaan signifikan yang ditemukan.

Penurunan risiko depresi ditemukan sebanyak 6 persen rata-rata pada wanita pramenopause dan 2 persen pada wanita pascamenopause.

“Ini menggarisbawahi tentang apa yang sudah kita ketahui sebelumnya, yaitu makan lebih banyak buah, sayur, dan serat tak larut dapat menurunkan tingkat depresi,” ujar ahli gizi, Kristi Tought DeSapri, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Sebagaimana yang ditemukan pada penelitian sebelumnya dalam Psychiatry Research pada 2017 lalu, diet sehat yang mencakup asupan tinggi buah, sayuran, dan biji-bijian dapat menurunkan risiko depresi.(*)

Berita Sebelumnya

Ini Proyek Pertamina yang Bikin Warga Desa di Tuban Mendadak Jadi Miliarder

Berita Selanjutnya

Roby: Kedatangan Wali Kota Batam Muhammad Rudi Hanya Meninjau Drainase. Pembangunan Ruko Tetap Berjalan

Berita Selanjutnya
Roby: Kedatangan Wali Kota Batam Muhammad Rudi Hanya Meninjau Drainase. Pembangunan Ruko Tetap Berjalan

Roby: Kedatangan Wali Kota Batam Muhammad Rudi Hanya Meninjau Drainase. Pembangunan Ruko Tetap Berjalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com