Tahun Ini Tak Rayakan Kemerdekaan RI, Warga Rempang Pasang Jejeran Spanduk Merah-Putih "Tolak Relokasi" - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Tahun Ini Tak Rayakan Kemerdekaan RI, Warga Rempang Pasang Jejeran Spanduk Merah-Putih “Tolak Relokasi”

by BATAM NOW
09/Agu/2024 13:55
Tahun Ini Tak Rayakan Kemerdekaan RI, Warga Rempang Pasang Jejeran Spanduk Merah-Putih “Tolak Relokasi”

Salah satu spanduk merah putih bernarasi penolakan relokasi, dibentang warga di Kampung Sembulang Hulu, Pulau Rempang, Jumat (09/08/2024). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Menjelang perayaan kemerdekaan NKRI tahun ini, warga Rempang terus berjuang melawan relokasi ataupun penggeseran dari kampung tanah kelahirannya.

Hari ini, Jumat, 8 hari jelang HUT RI ke-79, warga Kampung Sembulang Hulu dan Pasir Merah gotong royong memasang sekitar seratusan spanduk putih bertulisan merah “Kami Menolak Direlokasi/ Geser”, di kiri dan kanan sepanjang jalan masuk ke perkampungan mereka.

Pantauan BatamNow.com di Kampung Sembulang Hulu, terlihat jejeran spanduk berukuran 50 cm x 25 cm dibentangkan menggunakan dua tiang setinggi ±1,5 meter yang ditancapkan ke tanah.

@batamnow Jelang HUT RI ke-79, Warga Rempang Bentangkan Spanduk Merah Putih Tolak Relokasi Pulau Rempang, Kota Batam Baca Beritanya di BatamNow.com #batamnow #batamtiktokcommunity #batamhits #batamnews #batamisland #batamsirkel #kotabatam #batampunyacerita #semuatentangbatam #galang #rempang #barelang #bpbatam #muhammadrudi #fyp #fypシ #fypシ゚viral #jokowidodopresidenkita #jokowidodo #rempangecocity #rempanggalangtanahmelayu #ham #komnasham ♬ Very Sad – Enchan

Warga kampung mengatakan, untuk tahun ini, mereka masih belum tenang dan belum bisa menggelar perayaan kemerdekaan RI.

Jejeran spanduk merah putih bernarasi penolakan relokasi, dibentang warga di Kampung Pasir Merah, Rempang Jumat (09/08/2024). (F: BatamNow)

“Belum ada rencana, kami masih fokus berjuang menolak relokasi,” kata seorang dari warga Rempang yang ikut memasang spanduk pada hari ini, kepada BatamNow.com, Jumat (09/08/2024).

Rumah warga di Sembulang Hulu pun terlihat belum ada mengibarkan bendera merah putih. Kecuali, spanduk berwarna merah putih “TOLAK RELOKASI” yang ditempel pada dinding depan rumahnya.

Spanduk penolakan relokasi, yang ditempel oleh warga Rempang di dinding rumahnya. (F: BatamNow)

Di bukit dekat gerbang masuk kampung itu juga dibentangkan spanduk bertuliskan “TOLAK PSN REMPANG ECO-CITY”.

Baca Juga:  Komnas HAM: Warga Rempang Bisa Lakukan Class Action Lawan Perpres 78/2023

Kontras dengan Perayaan HUT RI pada 2 Tahun Lalu

Kondisi kampung-kampung di Rempang, kini, kontras dibandingkan 2 tahun lalu, khususnya dalam perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Dijelaskan warga, kali terakhir mereka merayakan HUT RI ke-77, pada tahun 2022.

Namun tahun selanjutnya, tetiba warga diusik rencana Program Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City yang mengancam mereka tergusur dari kampung tempat tinggalnya turun-temurun bahkan sejak ratusan tahun lalu.

“Agustus tahun 2023, kami masih demo menolak relokasi,” kata warga.

Biasanya, warga memeriahkan perayaan kemerdekaan RI dengan berbagai lomba. Mulai dari pertandingan sepak bola kaki, bola voli, balap sampan layar, jong, hingga panjat pinang.

“Pesertanya se-Kecamatan Galang. Dari awal Agustus biasanya sudah mulai dilombakan, finalnya pada 17 Agustus di Lapangan Muhammad Musa di Sembulang. Tapi tahun ini belum ada rencana,” ucap warga.

Upayara perayaan HUT RI di Rempang pun, katanya, hanya digelar ketika Galang masih masuk Kecamatan Bintan Utara. Semenjak bergabung ke Kota Batam, tidak pernah digelar lagi.

“Dulu camatnya mengajak upacara di Kantor Kecamatan Galang yang lokasinya masih sama dengan sekarang,” jelasnya.

Plang membentuk frasa “REMPANG ECO-CITY”, di bukit di Pulau Rempang. (F: BatamNow)

Hingga kini, banyak warga di Rempang masih menolak PSN Rempang Eco-City dan pergeseran sebagai dampaknya.

Sementara menurut BP Batam, per 8 Agustus 2204, sudah 163 KK yang setuju direlokasi dan digeser ke hunian sementara. (D)

Berita Sebelumnya

Berkolaborasi dengan PT Aruna, PLN Batam akan Kelola PLTS Ground Mounted Terbesar di Indonesia

Berita Selanjutnya

Belum Sempat Ikut Sidang, Tahanan PN Batam Meninggal Dunia di Rumah Sakit, Bukan di Rutan

Berita Selanjutnya
Belum Sempat Ikut Sidang, Tahanan PN Batam Meninggal Dunia di Rumah Sakit, Bukan di Rutan

Belum Sempat Ikut Sidang, Tahanan PN Batam Meninggal Dunia di Rumah Sakit, Bukan di Rutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com