Tangis Ibu dan Kerabat Melepas Kepergian Kakak Beradik yang Tewas dalam Peristiwa Carry Terbakar di SPBU Merapi Subur - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Tangis Ibu dan Kerabat Melepas Kepergian Kakak Beradik yang Tewas dalam Peristiwa Carry Terbakar di SPBU Merapi Subur

14/Feb/2021 20:36
Tangis Ibu dan Kerabat Melepas Kepergian Kakak Beradik yang Tewas dalam Peristiwa Carry Terbakar di SPBU Merapi Subur

Kakak beradik, Sarito Tamba dan Alasan Tamba dimakamkan di TPU Sei Temiang, Minggu (14/02/2021). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Tangis ibu dan kerabat melepas kepergian kakak beradik, Sarito Tamba (4) dan Alasan Tamba (3) yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang hari ini, Minggu (14/02/2021) petang.

Kedua balita ini tewas dalam peristiwa mobil Carry yang terbakar di SPBU Merapi Subur, Sabtu (13/02).

Seperti diberitakan sebelumnya, Jusmin Tamba (38) bersama kedua putrinya hendak mengisi BBM di SPBU Merapi Subur, Kecamatan Sagulung.

Tetiba api menyala dan melalap Carry yang mereka kendarai hingga hangus.

Sebuah mobil Carry terbakar di SPBU Merapi Subur, Sabtu (13/02/2021). (F: ist)

Sarito meninggal dunia secara mengenaskan, terbakar di dalam mobil. Sedangkan si adik Alasan menghembuskan nafas terakhirnya di malam hari kejadian, dengan kondisi sekujur badannya penuh luka bakar.

Dari penuturan warga yang datang melayat, Jusmin Tamba dan keluarga baru seminggu tinggal di Bida Ayu Blok L. Sebelumnya keluarga ini menetap di Sei Daun, Tanjung Piayu.

Sementara itu, Alex Hutajulu dan Unjur Simorangkir mewakili pihak menajemen SPBU juga datang melayat ke rumah Jusmin Tamba mengucapkan belasungkawa atas peristiwa itu.

Minggu (14/02), jasad Alasan dipulangkan dari RSUD Embung Fatimah ke kediamannya di Bida Ayu.

Menyusul dari RS Bhayangkara, sekira pukul 17.00 jenazah Sarito tiba di rumah duka. Tangis ibu dan keluarga pun kembali pecah.

Setelah menggelar acara singkat dari gereja, pukul 17.30 jenazah keduanya dibawa ke TPU Sei Temiang.

Kerabat, warga serta organisasi masyarakat ikut mengantarkan Sarito dan Alasan ke pemakaman.

Sang Ibu terlihat lemas saat acara pemakaman kedua putri kecilnya, tak dapat menerima kepergian mereka.

Apalagi si ibu sempat meminta agar si anak tidak usah ikut ke SPBU menemani ayah mereka ke SPBU. Hingga peristiwa menyedihkan itu terjadi.

Sementara sang ayah, Jusmin Tamba tidak bisa hadir di pemakaman karena masih dalam perawatan di rumah sakit .

Pemakaman selesai sekitar pukul 18.45. Kerabat dan warga yang hadir di sana pun mengucapkan perpisahan terakhir kepada Sarito Tamba dan Alasan Tamba secara bergantian.(Hendra)

Berita Sebelumnya

Maaf! Covid Disebut Bertahan Lama di Bumi, Meski Ada Vaksin

Berita Selanjutnya

Guru Honorer Dipecat Via Whatsapp Usai Unggah Gaji Rp 700 Ribu

Berita Selanjutnya
Guru Honorer Dipecat Via Whatsapp Usai Unggah Gaji Rp 700 Ribu

Guru Honorer Dipecat Via Whatsapp Usai Unggah Gaji Rp 700 Ribu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com