BatamNow.com – Tebing setinggi 15 meter di Kavling Baru, Blok Mandiri 6, Kelurahan Kabil, longsor pada Kamis (11/01/2024) malam.
Penjelasan warga yang tinggal di sekitar lokasi itu, longsor dipicu derasnya guyuran hujan. “Kejadiannya semalam, sekitar pukul 11 malam dan ada suara gemuruh dan juga pohon tumbang tapi sudah kami alihkan,” ujar Alfarizi, Jumat (12/01).
Lokasi tebing longsor itu tepat di tepi jalan di depan SMAN 21 Batam di Kecamatan Nongsa. Informasinya, ini sudah kali kedua musibah yang sama terjadi di sana.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kecuali tiga rumah warga di RT 04/ RW 14 yang sebagian pekarangannya tertimbun tanah longsor.
Untuk sementara, warga bergotong-royong memindahkan secara manual tumpukan tanah ambles akibat bukit yang longsor.
“Kita bersihin, kita pindahkan ke jalan-jalan wargalah, soalnya kalau nggak dipindahkan makin banyak kan, secara manual ya, pakek gerobak,” jelas Alfarizi.
Warga di bawah tebing itu berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan batu miring di sana agar longsor tidak terulang kembali.
“Semoga bisa direalisasikan di-batu miring, agar warga bisa tidur dengan tenang,” harap Alfarizi.
Mereka, kata Alfarizi, sudah berulang kali melaporkan terkait kondisi tebing rawan longsor itu kepada pihak SMAN 21 Batam namun tidak merespons.
“Pihak sekolah sendiri sudah mengetahui kejadian ini, tapi tidak ada respons sama sekali. Aparat pemerintahan yang ke sini itu hanya anggota dewan, biasalah menjanjikan saja, membuat batu miring, dan janjinya itu udah satu tahun yang lewat,” ujar Alfarizi. (Aman)


