Trump Akan Balas Dendam ke 10 Republikan yang Memakzulkannya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Trump Akan Balas Dendam ke 10 Republikan yang Memakzulkannya

by BATAM NOW
18/Jan/2021 09:28
Trump Marah-marah Telepon Para Gubernur dari Partai Republik

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (F: AFP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Washington DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan berencana balas dendam, ke 10 anggota DPR dari Partai Republik yang memakzulkannya.

Dilansir Kompas.com, Trump pekan ini dimakzulkan untuk kali kedua, atas dakwaan menghasut massa pendukungnya dalam penyerbuan Capitol Hill, Rabu (06/01/2021).

Laporan dari Wall Street Journal yang dilansir New York Post pada Jumat (15/01) menyatakan, Trump memanggil para ajudannya dan menanyakan apakah mereka tahu latar belakang 10 orang dari Republik yang memakzulkannya.

“Trump ingin tahu siapa mereka dan apakah dia pernah berbuat sesuatu ke mereka,” tulis Wall Street Journal.

Lalu, presiden ke-45 AS itu juga disebut ingin tahu siapa yang akan maju melawan mereka di pemilihan ulang dua tahun lagi.

Ke-10 orang Republikan itu bergabung dengan Demokrat untuk bersama memakzulkan Trump, atas tuduhan menghasut pemberontakan yang menghambat sertifikasi kemenangan presiden terpilih Joe Biden.

Salah satunya adalah Liz Cheney dari Wyoming. Dia memang kerap berselisih dengan Trump tentang kebijakan luar negeri.

Trump sendiri sempat menyuarakan agar Cheney dicopot, sesaat sebelum kerusuhan Gedung Capitol terjadi. Kemudian sembilan nama lainnya adalah sebagai berikut:

  • Tom Rice dari South Carolina
  • John Katko dari New York
  • Anthony Gonzalez dari Ohio
  • Peter Meijer dari Michigan
  • Adam Kinzinger dari Illinois
  • Dan Newhouse dari Washington
  • Fred Upton dari Michigan
  • Jaime Herrera Beutler dari Washington
  • David Valadao dari California

Trump diperkirakan akan tetap menjadi figur kuat di Republik meski lengser sebagai Presiden AS pada 20 Januari.

Pemakzulan Trump yang kedua juga belum diketahui bagaimana kelanjutannya, dan apakah bisa dimulai bulan ini.

Ketua DPR Nancy Pelosi pada Jumat (15/01/2021) dalam konferensi pers enggan mengungkap apakah dia akan mengirimkan resolusi pemakzulan ke Senat segera, atau menunggu berbulan-bulan agar tidak mengganggu agenda legislatif Biden.

Trump juga belum memilih pengacara untuk mewakilinya di persidangan Senat. Ada teori hukum bahwa sebagai mantan presiden dia tidak bisa diadili, karena tujuan pemakzulan adalah pencopotan jabatan.(*)

Berita Sebelumnya

Dendi Benarkan Air Minum Konsumen Sempat Keruh, Tapi Sudah Kembali Membaik

Berita Selanjutnya

Biaya Umrah Saat Pandemi Resmi Naik Jadi Rp 26 Juta

Berita Selanjutnya
Umrah Tahap 3 Dibuka 1 November, Kemenag Siapkan Skema Perlindungan Jemaah

Biaya Umrah Saat Pandemi Resmi Naik Jadi Rp 26 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com