Uskup Pangkal Pinang Monsinyur Adrianus Kunjungi Pulau Peranton Kota Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Uskup Pangkal Pinang Monsinyur Adrianus Kunjungi Pulau Peranton Kota Batam

Pimpin Misa di Kapel Milik Johannes Chandra Juana (Leo)

by BATAM NOW
21/Apr/2023 18:50
Uskup Pangkal Pinang Monsinyur Adrianus Kunjungi Pulau Peranton Kota Batam

Romo Yansen (kiri) dan Uskup Agung Gereja Katolik Monsinyur (Mgr) Prof Adrianus Sunarko OFM (kanan) dari keuskupan Pangkal Pinang di kapel di Pulau Peranton, Kota Batam, Jumat (21/04/2023). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Uskup Agung Gereja Katolik Monsinyur (Mgr) Prof Adrianus Sunarko OFM dari keuskupan Pangkal Pinang mengunjungi Pulau Peranton, Kota Batam, Jumat (21/04/2023).

Uskup Adrianus ke pulau di gugusan Barelang itu dalam rangka kunjungan kasih terhadap jemaat Johannes Chandra Juana alias Leo serta kapelnya.

Uskup juga didampingi Romo Yance dan rombongan Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Johannes De Britto berjumlah 30 orang, bersama beberapa suster.

Johannes suami dari Tresia itu adalah jemaat Gereja Katolik Santo Petrus, Lubuk Baja, Kota Batam.

Pulau Peranton milik Johannes Chandra Juana. Ia pengusaha keramik terkenal, Toko Sinar Bulan di Batam, Kepulauan Riau.

Suasana misa di kapel milik Johannes Chandra Juana alias Leo di Pulau Peranton, Batam, Jumat (21/04/2023). (F: BatamNow)

Johannes Chandra Juana, sudah sejak 7 tahun lalu berdiam di pulaunya di gugusan Pulau Galang RT Dapur 3 itu.

Kakek berusia 76 ini dalam aktivitas kesehariannya di pulau itu tak lepas dari ibadah untuk mendekatkan diri pada-Nya. Sehingga sampai mendirikan Kapel di pulau seluas 10 hektare tersebut.

Johannes juga berulang tahun yang ke-76 pada Kamis 20 April 2023.

Baca Juga:  Puncak Perayaan 100 Tahun Keuskupan Pangkalpinang Digelar 14 Januari 2024 di Alun-alun Engku Putri

Dalam khotbah singkatnya saat misa, Uskup Agung Adrianus menceritakan pengalaman perjalanannya di Batam. Ia bertemu dengan salah satu KBG Santo Herediktus.

Menurut Uskup Agung Adrianus, Santo Herediktus memilih tinggal sendiri di satu pulau dalam rangka pelayanannya terhadap Tuhan.

“Ini mengingatkan saya terhadap saudara Johannes Chandra Juana yang 7 tahun berdiam di pulau ini,” kata Uskup Agung.

Rombongan berfoto di dekat Gua Maria yang ada dekat Kapel. (F: BatamNow)

Selesai ibadah singkat, Mgr bersama rombongan melakukan 10 kali Doa Salam Maria dan penaburan garam yang sudah diberkati Uskup ke kolam kecil di sana.

Dalam tradisi Katolik, Gua Maria adalah tempat yang dipusatkan untuk melakukan ziarah dan devosi kepada Maria. Tempat-tempat tersebut dapat ditetapkan sebagai tempat ziarah karena pertimbangan penampakan supranatural Maria ataupun faktor sejarah sebagai tempat devosi dan ziarah umat Katolik.

Dan di Pulau Peranton didirikan Johannes Chandra Juana sebagai pelayanannya terhadap Tuhannya. (LL/ET)

Berita Sebelumnya

Megawati Umumkan Ganjar Pranowo Capres PDI-P di Pilpres 2024

Berita Selanjutnya

Ribuan Jemaah Salat Idulfitri di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Berita Selanjutnya
Ribuan Jemaah Salat Idulfitri di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Ribuan Jemaah Salat Idulfitri di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com