Viral Anak SD Flying Fox ke Sekolah, Kades Sebut Jalan Pintas - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Viral Anak SD Flying Fox ke Sekolah, Kades Sebut Jalan Pintas

by BATAM NOW
13/Jun/2021 16:57
Viral Anak SD Flying Fox ke Sekolah, Kades Sebut Jalan Pintas

Anak SD bergelantungan di keranjang untuk menyeberangi sungai demi menghemat waktu menuju sekolah. (F: Arsip Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Anak SD di Kampar, Riau menyeberangi sungai dengan cara bergelantungan di keranjang ala flying fox. Hal itu dilakukan untuk menghemat waktu tempuh menuju sekolah.

Dilansir CNNIndonesia.com, hal itu tampak dari video berdurasi 29 detik yang viral di media sosial. Tiga anak SD terlihat memegang erat keranjang yang dikaitkan ke tali yang melintang di atas sungai.

Bersama-sama mereka kemudian meluncur sambil bergelantungan menyeberangi sungai di bawahnya. Saat tiba di bibir sungai seberang, ketiganya tampak menjatuhkan badan.

Dikutip dari detik.com, Kepala Desa (Kades) Kuntu, Kampar, Riau, Asril Bakar mengatakan lokasi dalam video itu berada di desanya, yakni Sungai Siantan, perbatasan antara Desa Kuntu dan Desa Kuntu Darussalam, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Menurutnya, aksi siswa SD itu dilakukan demi menghemat waktu tempuh. “Itu jalan pintas, mereka mau ambil jalan pintas untuk ke sekolah. Sebenarnya, ada jalan lain, lewat Jl KUD,” kata Asril.

Keranjang flying fox itu, lanjutnya, juga kerap dipakai anak TK, anak SMP, dan warga desa lainnya.

“Sepanjang yang saya ketahui itu adalah dari perkebunan swasta, itu adalah tempat langsiran buah sawit. Kemudian dari investigasi kami, itu memang ada siswa SD tujuh orang, kemudian TK, dan SMP masing-masing dua orang,” kata Asril.

Para siswa itu juga, ujar dia, bisa menyeberangi sungai dengan berjalan kaki jika air sedang dangkal.

“Kalau air dangkal ya enggak perlu pakai bergelantungan. Jalan saja bisa di sana, lepas sepatu, jalan kaki karena sungai itu dangkal. Kalau air naik, ya, gelantungan,” tuturnya.

Terpisah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan mengecek lokasi siswa tersebut. “Kami sedang dalami kepastian titik lokasinya di mana,” kata Ketua KPAI Susanto, Kamis (10/06).

Berita Sebelumnya

Bahas Pajak Sembako di Medsos, Debat Rujak Sentul

Berita Selanjutnya

Rumah Wartawan Metro 24 Dibakar di Binjai, Aktor Intelektual Dicari Polisi, Diduga Mafia Judi

Berita Selanjutnya
Rumah Wartawan Binjai Dibakar OTK Diduga Terkait Pemberitaan

Rumah Wartawan Metro 24 Dibakar di Binjai, Aktor Intelektual Dicari Polisi, Diduga Mafia Judi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com