Virus Hendra Disebut Next Pandemi, Ini Gejala & Penularannya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Virus Hendra Disebut Next Pandemi, Ini Gejala & Penularannya

29/Mei/2022 14:17
Ahli Temukan Virus Baru RpYN06, 94 Persen Identik SARS-CoV-2

Ilmuwan meneliti kelelawar untuk mengetahui tentang virus. (F: AP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pandemi Covid-19 belum usai, dunia kembali dihebohkan dengan kemunculan virus baru, yakni Hendra virus (HeV).

Dilansir CNBC Indonesia, HeV pertama kali ditemukan pada tahun 1994 dari spesimen yang diperoleh selama wabah penyakit pernapasan dan neurologis pada kuda dan manusia di Hendra, pinggiran kota Brisbane, Australia.

Para peneliti di Griffith University Australia menyebut bahwa varian dari virus tersebut bisa menular ke manusia. Virus ini juga terdeteksi di urine kelelawar berkepala hitam dan abu-abu yang menyebar di Australia, wilayah federal New South Wales hingga Queensland.

Dicky Budiman yang merupakan seorang ahli epidemiologi dari Universitas Griffith Australia menilai bahwa virus Hendra memiliki potensi menjadi pandemi sama halnya dengan virus nipah.

Meskipun demikian, virus Hendra sangat jarang dikabarkan menjangkiti manusia, hanya ada tujuh kasus di dunia sejak tahun 2013. Namun, hal tersebut memunculkan kekhawatiran ketika varian baru virus Hendra ditemukan di Australia.

Gejala Virus Hendra

Gejala virus hendra muncul pada 5 hingga 21 hari setelah kontak erat dengan hewan yang terinfeksi. Gejalanya meliputi:

  • Demam
  • Batuk
  • Sakit Tenggorokan
  • Sakit Kepala
  • Kelelahan

Adapun gejala jika infeksi tersebut sudah parah, seperti:

  • Meningitis atau ensefalitis (radang otak)
  • Kejang-kejang
  • Koma

Cara Penularan Virus Hendra

Penularan virus hendra terjadi apabila seseorang memiliki kontak erat dengan kuda, seperti:

  • Melalui paparan cairan (termasuk droplet) tubuh kuda yang terinfeksi.
  • Melakukan otopsi kuda tanpa alat pelindung yang sesuai. (*)
Berita Sebelumnya

Gegara Tak Lapor SPT Pajak, Orang Ini Masuk Penjara

Berita Selanjutnya

Bahaya Bermain Judi Online, Menggiurkan Tapi Menjebak!

Berita Selanjutnya
Bahaya Bermain Judi Online, Menggiurkan Tapi Menjebak!

Bahaya Bermain Judi Online, Menggiurkan Tapi Menjebak!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com